Titipan Khusus Rektor Unismuh Makassar Soal Bantuan bagi Korban Gempa Sulbar

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Donasi kedua dari dana yang terkumpul selain dari donatur juga dari Peduli Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar diarahkan pada pembelian bahan terkait dengan pemulihan psikososial anak-anak usia sekolah di daerah gempa Sulawesi Barat.

Demikian ditegaskan Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr.H Andi Sukri Syamsuri, M.Hum kepada media, di Lt.16 Rektorat Gedung Iqra Makassar, Selasa (26/1/2021).

Dijelaskannya, peralihan donasi ke pemulihan psikososial anak usia sekolah korban gempa bumi di Mamuju dan Majene telah dilaporkan dan dikonsultasikan dengan Rektor Unismuh, Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag, Senin (25/1/2021).

Baca Juga  Masyarakat Bantaeng Bersatu 'Suntik' Korban Gempa Sulbar, Ini Sokongannya BONEPOS.COM, BANTAENG -- Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin melepas secara resmi enam truk pengangkut bantuan gempa Sulbar di Posko Satgas Covid-19 Bantaeng, Jumat (22/1/2021). Bantuan itu berasal dari partisipasi seluruh OPD, camat, lurah dan kepala desa, organisasi profesi, dan masyarakat Kabupaten Bantaeng. Hasilnya terkumpul mi instan 637 kardus, beras 2.086 kilogram, air mineral 550 kardus, mukena satu kardus, sabun mandi satu kardus, sejadah satu kardus, kopi dua kardus, sarung tujuh buah, pakaian baru satu karung, minyak goreng ukuran dua liter 31 kardus, gula pasir 10 karung dan banyak lainnya. Kemudian, ada tambahan bantuan dari Dinas Pendidikan Bantaeng bersama PGRI Bantaeng sebanyak satu truk dalam bentuk sembako, selimut dan perlengkapan salat. Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada unsur Forkopimda, pimpinan OPD, dan terkhusus kepada lembaga serta organisasi kemasyarakatan atau profesi yang ikut menjadi bagian pada upaya-upaya Pemkab dan seluruh elemen masyarakat yang ikut memperlihatkan rasa keprihatinan, simpati, empati kepada masyarakat Sulbar yang terdampak gempa. "Apa yang dialami saudara-saudara kita di Sulbar tentunya menjadi duka bagi kita semua. Kita di Bantaeng juga pernah mengalami hal seperti ini (bencana alam) tahun lalu (12 Juni 2020). Dukungan support dan moril daerah-daerah di Sulsel dan Sulbar adalah sesuatu yang mempercepat kebangkitan dan pemulihan kita di Bantaeng seperti sedia kala," beber Bupati bergelar doktor ilmu pemerintahan itu. Ilham Syah Azikin berharap, bantuan itu dapat bermanfaat khususnya dalam membangun dan membangkitkan moril masyarakat Sulbar yang terdampak gempa. "Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Sosial Pemprov Sulsel, maka bantuan dengan kondisi yang ada hari ini seperti tranportasi darat yang masih terputus, beberapa hambatan yang mungkin akan dialami sehingga penyaluran bantuan ini akan dikoordinir oleh Pemprov Sulsel agar dapat didistribusikan cepat, efektif dan aman," ujar Bupati Alumni Pendidikan Lemhanas RI itu. (ril)

Saat konsultasi, Prof Ambo Asse mengingatkan untuk saling membantu sesama manusia, penghuni jagat raya ini.

Dia mengingatkan betapa pentingnya saling membantu, menghargai, bekerjasama, dan saling berbagi empati pada sesama.

Prof Ambo bersyukur atas gerakan donasi Peduli Unismuh, FKIP Peduli, dan MDMC, sebuah bentuk kepedulian Civitas Akademika Unismuh Makassar, duka saudara-saudara di Majene-Mamuju.

“Dengan gempa ini adalah juga duka kita semua,” katanya.

Saat konsultasi dengan Rektor Prof Ambo Asse, Dr. Andis, panggilan akrab Andi Sukri Syamsuri didampingi, Dekan FKIP Unismuh, Erwin Akib, S.Pd, M.Pd, Ph.D, Sekretaris Muhammadiyah Disaster and Management Center (MDMC) Sulsel, Khaeruddin Makkasau.

Baca Juga  Kolaborasi Ketua TP PKK Sulsel dan Makassar, Begini Respons Menteri P3A

Seperti diketahui donasi pertama dari Peduli Unismuh, bantuan yang diserahkan kepada korban terdampak berupa kebutuhan pokok dan mendesak.

Nilai nominal donasi yang terkumpul pada tahap pertama ini mencapai Rp27.500.000, lewat Rekening Unismuh Peduli.

Donasi tahap pertama yang terkumpul ini melalui Tim MDMC Wilayah Sulsel yang juga perwakilan Unismuh Makassar. (lla/yya/ril)

  • Bagikan