Komisi I DPRD Bone Soroti Kriteria Mutasi Pejabat Bone

BONEPOS.COM, BONE - Baru sepekan usai pengambilan sumpah janji jabatan pejabat struktural Lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, sudah menuai sorotan.

Sorotan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone, Saipullah Latif.

Anggota DPRD Bone dari Partai Bulan Bintang ini menilai, mutasi yang dijalankan kebablasan, khususnya pada jabatan eselon III dan Eselon IV.

"Mutasi kali ini terkesan like and dislike, khususnya pada jabatan Eselon III dan IV, mengapa tidak Jabatan Eselon III dan IV tersebut adalah prosesnya ada di Baperjakat. Sementara dia tidak mengetahui apa yang menjadi indikator untuk menempatkan pada posisi itu," sebut Saipullah, Rabu (27/1/2021) malam.

"Saya berikan salah satu contoh ada beberapa yang telah menjabat sebagai Sekcam misalnya, dan saat dimutasi pun tetap sekcam, bukan menjadi Camat, tapi ada yang hanya menjabat Plt baru beberapa bulan saja kemudian dilantik menjadi camat," lanjutnya.

Contoh lain misalnya, kata Saipullah, di Dinas Perhubungan (Dishub) Bone, yang merupakan salah satu dinas yang punya prestasi PAD cukup baik kemudian pejabat yang punya peran penting dalam hal itu dimutasi ke dinas lain.

"Menurut saya yang ini yang perlu diapresiasi dan diberikan reward agar mempertahankan prestasinya bukan malah dimutasi ke tempat lain. Namun, yang terjadi malah punishment pejabat tersebut malah dimutasi ke tempat lain yang bukan bidangnya," beber Saipullah.

"Jadi kalau bapak Bupati mengatakan dalam pidato mutasi jilid 1 bahwa ada kecurigaan untuk mendapatkan posisi jabatan karena ada broker jabatan. Jangan-jangan itu betul," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Fahsar berharap pejabat yang dilantik ini bisa pahami posisi yang diberikan.

"Saya yakin semua yang dilantik bisa pahami posisinya karena itulah yang terbaik sesuai yang kami lihat dari kacamata saya dan kacamata tim," kata Fahsar.

"Oleh karena itu bekerjalah dengan ketulusan dan keikhlasan karena kita digaji oleh negara," harapnya. (her-sug/ril)