Terekam CCTV Aksi Pencurian Motor di Bukaka Bone, Ini Ciri-cirinya

BONEPOS.COM, BONE - Kasus pencurian motor yang terekam kamera pengintai CCTV kembali terjadi di Jalan Onta, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Rabu (27/1/2021).

Dari rekaman CCTV yang diterima Bonepos.com, motor yang dicuri tersebut diketahui motor merek Yamaha NMax. Sementara pelakunya terlihat seorang pemuda yang juga mengendarai sepeda motor.

Awalnya, pemuda tersebut singgah di depan rumah korban dan sedang memantau situasi.

Merasa aman, pemuda tersebut langsung masuk ke dalam pakarangan rumah lalu mendorong motor tersebut keluar, setelah berada di luar motor tersebut ditinggal sebentar, lalu pelaku menjemput rekannya.

Setelah menjemput teman pelaku, teman pelaku tersebut kemudian menggunakan motor tersebut, sementara pelaku mendorongnya dari belakang menggunakan sepeda motor.

Informasi yang berhasil dihimpun Bonepos.com, motor yang dicuri tersebut diketahui milik perempuan bernama Dian Emawati warga Jalan Masjid, Kelurahan Bukaka, Watampone.

Saat dikonfirmasi, Dian membenarkan bila motornya tersebut telah dicuri sekitar pukul 03.40 Wita, subuh tadi.

Motor tersebut dipakai oleh anaknya kemudian disimpan di rumah neneknya. Motor tersebut baru diketahui setelah ibunya keluar untuk Salat Subuh di masjid.

"Saat ibu saya keluar dan melihat motornya tidak ada, dia langsung menanyakan ke anak saya, motornya disimpan dimana, lalu anak saya menjawab disimpan di bawah, kemudian ibu saya langsung bilang motornya tidak ada, jadi semuanya langsung kaget dan mencari motor itu tapi tidak ditemukan," beber Dian saat dikonfirmasi.

Dian pun menduga bahwa motor tersebut telah diincar sudah lama, soalnya lokasi penyimpanan motor memang gelap, dan hanya diterangi oleh cahaya lampu jalan.

Selain itu, Dian mengakui bahwa telah melaporkannya ke Polsek Tanete Riattang.

Kapolsek Tanete Riattang Kompol Andi Bahsar yang dihubungi melalui telepon mengatakan, laporannya sudah masuk dan sekarang masih dalam penyelidikan.

"Iya laporannya sudah kami Terima, sementara anggota masih melakukan penyelidikan lebih jauh di lapangan," ujarnya. (her/ril)