Akbid Tahira Al-Baeti Sasar Ibu Hamil di Mamuju, Ada Apa Ya?

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Akademi Kebidanan Tahira Al baeti Bulukumba turut mengambil peran dalam membantu penanganan gempa Sulawesi Barat (Sulbar).

Caranya, dengan memberikan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil di lokasi bencana.

Saat dikonfirmasi Bonepos.com, salah seorang dosen Akbid Tahira Al Baeti yang ikut ke Sulbar, Erniwati menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat korban gempa sekaligus sebagai pengabdian masyarakat, baik dari dosen maupun mahasiswa.

"Kegiatan berlangsung selama dua hari.
Tim terdiri dari tiga orang dosen, dan dua orang mahasiswa sebagai perwakilan, dan dua tenaga teknisi," bebernya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan balita penting dilakukan, untuk mendeteksi dini adanya komplikasi pasca gempa yang dialami korban.

Aksi ini sekaligus, memastikan kesehatan para korban tetap terjaga. Apalagi kata dia para pengungsi yang ada di daerah pegunungan, harus tidur dengan kondisi yang serba kekurangan.

"Mereka tidur beralaskan tikar seadanya. Tanpa kelambu, dan tenda dalam keadaan terbuka. Padahal di sini banyak anak-anak dan bayi baru lahir," beber Erni prihatin.

Erni sapaannya, juga menjelaskan, daerah yang disasar yakni di Kecamatan Tappalang, Kabupaten Mamuju, masih sangat kurang tersentuh bantuan. Ini dikarenakan akses menuju lokasi yang sangat ekstrem.

"Kami berjuang mencapai titik ini. Karena jalanan ke sini cuma bisa dilalui dengan kendaraan roda 2," beber Erni.

Namun begitu, Erni dan rombongan tetap menjalankan misi kemanusiaan yang sudah diniatkan sejak awal. Sehingga akses yang sulit dilalui tidak menjadi penghalang.

"Dengan jiwa pengabdian, kami lalui semua medan yang berat. Demi kesehatan masyarakat korban bencana agar tetap semangat," ucapnya.

Bukan hanya pemeriksaan kesehatan, Trauma Healing juga dilakukan untuk anak-anak di lokasi bencana.

Selain itu, rombongan Akbid Tahira Al Baeti juga menyalurkan logistik yang bersumber dari bantuan masyarakat dan Yayasan yang bekerja sama dengan komunitas peduli kasih. (kia/ril)