Akhirnya Jenazah Kapten Afwan Teridentifikasi – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Akhirnya Jenazah Kapten Afwan Teridentifikasi

  • Bagikan

BONEPOS.COM – Air mata Pipit Rahmawati pecah saat prosesi pemakaman Kapten Afwan. Ia tak kuasa membendung air matanya yang tumpah-ruah di depan pusara sang suami Sabtu, (30/1/2021) di Taman Makam Bahagia Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jenazah pilot Sriwijaya Air SJ182, Kapten Afwan berhasil teridentifikasi oleh tim DVI Polri. pada Jumat sore. Mendengar kabar tersebut, sang istri beserta keluarga menjemput jenazah Kapten Afwan di RS Polri Kramat Jati.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi pilot Sriwijaya Air bernomor penerbangan SJ 182 yakni Kapten Afwan.

Selain Afwan, tim DVI juga mengidentifikasi dua korban lainnya atas nama Suyanto dan Riyanto.

Baca Juga  Kronologi Perkelahian Antara Bocah SMP Yang Berujung Maut

“Sampai sore ini tim kembali mengidentifikasi tiga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri Kramat Jati, Jumat (29/1).

Dengan tambahan hasil pengenalan identitas tersebut, Rusdi menuturkan hingga hari ini total jenazah yang berhasil diidentifikasi sebanyak 58 orang. Seluruh jenazah tersebut telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Jadi sampai sore ini, tim berhasil mengidentifikasi sebanyak 58 jenazah dari total 62 korban seluruhnya. Jika dipersentase keberhasilan sebesar 93,5 persen,” terang Rusdi.

Pesawat Sriwijaya Air bernomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak diketahui jatuh di perairan kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (9/1).

Baca Juga  Evakuasi Pencairan Korban Sriwijaya Air SJ-182 Dilanjutkan

Berdasarkan data manifest, pesawat tipe Boeing 737-500 tersebut membawa 62 orang yang terdiri atas 12 kru dan 50 penumpang.

Di sisi lain, operasi gabungan yang dikoordinasi Basarnas telah dihentikan sejak 21 Januari lalu. Baru satu bagian kotak hitam (black box) ditemukan tim SAR yakni yang merekam data penerbangan (FDR).

Meski dihentikan, Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman MS menyatakan pencarian bagian kotak hitam lain yang menyimpan suara di dalam kokpit (CVR) tetap dilanjutkan di bawah komando Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Temukan Kami:
  • Bagikan