Rumah Warga di Takalar Porak-poranda Diterjang Angin Puting Beliung – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Rumah Warga di Takalar Porak-poranda Diterjang Angin Puting Beliung

  • Bagikan
Foto: Kondisi salah satu rumah warga yang rusak pasca diterjang bencana alam angin puting beliung. (SYAHRUL/BONEPOS.COM)

BONEPOS.COM, TAKALAR – Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan diterjang angin puting beliung.

Bencana alam angin puting beliung menyasar pemukiman milik warga Dusun Pa’gannakkang, Desa Lakatong, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

“Awalanya hujan rintik-rintik ji dan angin tapi lama kelamaan angin semakin kencang,” kata Dg Ratu kepada Boneposcom, Sabtu (30/1/2021).

Dia menyebut, ada lima rumah yang rusak akibat angin puting beliung tersebut.

Bahkan, katanya, seng rumah warga hingga terbang akibat insiden tersebut.

“Sekitar lima rumah warga rusak terkena angin puting beliung,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam ini.

“Tidak ada korban, akan tetapi kerugian material hampir ratusan juta,” ujarnya.

Baca Juga  Innalillah, Dua Prajurit TNI Terbaik Gugur di Papua, Begini Kronologinya

Tiga unit rumah milik warga lainnya nyaris rata dengan tanah akibat terjangan puting beliung.

Menurutnya, peristiwa angin puting beliung ini membuat warga sempat dibuat panik.

“Ada seorang anak balita mengalami luka ringan di pergelangan tangannya akibat tergores material bangunan,” paparnya.

Meski begitu, dengan sigap orang tua anak balita itu segera diselamatkan olehnya.

Para korban juga berharap ada upaya pemerintah bisa memberikan bantuan perbaikan rumah.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar, HM Natsir mengatakan, musibah tersebut terjadi pada Kamis baru-baru ini.

“Peristiwa pada Kamis 29 Januari 2021 kemarin. Sekira pukul 10 Wita,” kata Kepala Kantor BPBD Takalar, H Natsir, Minggu (31/1/2021).

Baca Juga  Delapan Rumah Porak Poranda Diterjang Puting Beliung

Bencana alam angin puting beliung disertai hujan deras hingga mengakibatkan setidaknya empat rumah warga rusak.

Identitas rumah warga yang rusak berat adalah Dewata Tuan, rusak sedang rumah milik Syamsul, rumah Rahman Dg Gassing mengalami kerusakan ringan, serta Sopi dg Kanang juga rusak ringan.

“Empat unit rumah warga, korban tidak ada atau nihil,” ujarnya.

Akibat insiden ini dilakukan upaya assessment (pendataan), dan melakukan koordinasi ke aparat setempat.

Warga berharap ada upaya pemerintah memberikan bantuan perbaikan rumah para warga yang menjadi korban dalam insiden ini. (rul/ril)

  • Bagikan