Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Kompak Tidak Divaksin Covid-19 – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Kompak Tidak Divaksin Covid-19

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Proses launching vaksin di Kabupaten Bulukumba, yang melibatkan banyak unsur berlangsung hari ini, Senin (1/2/2021), di Aula lantai RS Bulukumba.

Namun, dalam momen ini, Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba tidak divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, Wahyuni memaparkan, kegiatan hari ini adalah launching vaksin perdana untuk beberapa unsur yang sudah ditentukan dan sudah melalui screening.

Diantara 17 orang yang masuk dalam list vaksinasi tahap pertama, hanya ada 10 yang lolos screening. Itu pun kata dia, tidak semua yang lolos screening pada tahap awal itu sukses divaksin.

“Biasanya rangkaian screening dimulai dari pengukuran tekanan darah hingga cek kolesterol, dan cek gangguan paru. Serta, usia yang bisa divaksin juga mulai 18 sampai 59 tahun,” jelasnya.

Baca Juga  Mendagri: Vaksin Bukan Obat

Beberapa syarat di atas yang membuat Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa divaksin Covid-19.

“Pak Bupati tidak divaksin karena usianya sudah lewat 60 tahun. Sedangkan wakil bupati terkendala di tekanan darahnya yang tinggi,” bebernya saat dikonfirmasi oleh awak media.

Setelah dilaunching secara resmi hari ini, vaksin Sinovac sudah mulai akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang sudah dijadwalkan divaksin. Jadi, sudah disiapkan sasaran per harinya.

‘”Tenaga kesehatan RS tetap dijadwalkan divaksin hanya saja memang tidak dilaksanakan satu hari saja. Jadi tahap pertama dimulai hari ini sampai hari Minggu depan,” tegasnya.

Baca Juga  Anggota DPRD: Masyarakat Bulukumba Merasa Tidak Aman

Setelah vaksin tahap awal ini, lanjut Wahyuni, 14 hari ke depan akan dilakukan kembali penyuntikan vaksin kedua.

“Jadi prosesnya akan berlangsung 2 kali suntik. Dengan vaksin yang sama dan dosis yang sama yakni 0,5 tiap kali vaksin,” jelasnya lagi.

Jatah vaksin untuk Bulukumba di tahap awal ini sebanyak 3.670. Itu sudah termasuk dosis pertama dan kedua. Dan, kelompok sasaran vaksin untuk tahap perdana atau tahap awal, sebanyak 1.864 yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan yang tersebar di Rumah Sakit, Dinas Kesehatan dan 20 Puskesmas di kabupaten Bulukumba. (kia/ril)

  • Bagikan