Tidak Lulus, Bupati dan Wabup Tidak Divaksin, Sekda Juga – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Tidak Lulus, Bupati dan Wabup Tidak Divaksin, Sekda Juga

  • Bagikan
Foto: Bupati Takalar, Syamsari Kitta melakukan proses screening sebelum disuntik vaksin sinovac. (SYAHRUL/BONEPOS.COM)

BONEPOS.COM, TAKALAR – Bupati Takalar, Syamsari Kitta bersama dengan Wabup Takalar, Achmad dg Se’re tak disuntik vaksin setelah mengikuti proses screening, Senin (1/2/2021).

“Bupati dan wakil bupati tidak divaksin, itu tertunda, karena sementara, belum lulus screening,” kata Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr Hj Rahmawati, Senin (1/2/2021).

Dia menjelaskan, kedua pejabat publik itu tak divaksin karena tekanan darah tinggi.

“Dengan hasil tekanan darah yang lebih dari persyaratan untuk tidak divaksin,” lanjutnya.

Untuk Bupati memiliki tekanan darah 150 per 100 mm hg, dan Wabup 150 per 120 mm hg.

Penyuntikan vaksin sinovac kembali akan dilakukan terhadap Syamsari dan Achmad dg Se’re bila tekanan darah mereka kembali normal.

“Tahapannya kita menunggu sampai kondisi beliau stabil dengan tekanan darah yang sesuai dengan SOP (standar operasional pelayanan) untuk dilakukan vaksinasi, dan itu harus di screening ulang kembali,” lanjut Kadiskes Takalar.

Baca Juga  Sinjai 'Disuntik' 1.841 Vaksin Covid-19, Mahasiswa Juga Dibidik

Proses screening untuk para vaksinator sinovac ini dicecar pertanyaan sebanyak 16.

Jika diantara 16 pertanyaan itu tidak memenuhi syarat, vaksinator kembali akan dilakukan proses tahap awal dengan melalui screening dalam kondisi tubuh kesehatan yang stabil.

“Harus kondisi tubuh yang stabil, dan itu ditunda (jika 16 pertanyaan tidak dalam persyaratan, red),” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Takalar Haji Arsyad juga batal divaksin.

Dia mengaku, batal disuntik vaksin karena tidak memenuhi syarat.

“Ada beberapa pejabat yang batal divaksin karena tidak memenuhi syarat. Salah satunya saya karena saya penyintas dan saya juga punya penyakit bawaan jantung jadi ditunda dulu,” sambung Haji Arsyad.

Baca Juga  Divaksin Covid-19, Kapolres Kadarislam 'Bongkar' Perasaan Pasca Disuntik

Untuk vaksinasi selanjutnya, kata dia, dirinya masih menunggu kebijakan dari pemerintah.

Ia menambahkan, pencanangan vaksinasi ini dilaksanakan serentak di 17 puskesmas yang ada di Takalar.

“Harapan kita semua divaksin. Pemerintah Kabupaten pasti mendukung, tapi tahap pertama ini difokuskan kepada para nakes dan ini serentak di 17 puskesmas yang ada di Takalar,” pungkasnya.

Diketahui ada empat tahap untuk divakain. Tahap pertama, melakukan registrasi.

Tahap kedua, yakni Screening Pada tahap ini, dilakukan pengecekan tensi. Kemudian petugas akan memberikan sejumlah pertanyaan terkait penyakit yang belum atau sudah diderita.

Tahap ketiga yakni penyuntikan Vaksin. Tahap keempat yakni observasi (rul/ril)

  • Bagikan