Anggota TNI Dibusur, Dua Pelaku Masih Berkeliaran – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Anggota TNI Dibusur, Dua Pelaku Masih Berkeliaran

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Polres Bulukumba menetapkan tersangka penganiayaan anggota Kodim 1411 Bulukumba, yang terjadi Minggu (24/1/2021) lalu.

Dari empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka, dua orang sudah diamankan oleh pihak Polres Bulukumba, mereka masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam penganiayaan itu.

Mereka, Muh Arif Hidayat alias Yayat (18), alamat di BTN Fuad Arafah Lingkungan Bintarore, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Dan, NF alias GO (17), alamat Kelurahan Terang-terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Sedangkan, anggota TNI yang menjadi korban penganiayaan itu, Akbar (44) Kodim 1411 Bulukumba, warga dusun Buhun Luara Desa Karama Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksoso Febrianto menjelaskan, penganiayaan dipicu akibat ketersinggungan.

Baca Juga  Bulukumba Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Koperasi Tingkat Provinsi

Lantaran, pada saat kejadian, kelompok remaja yang saat itu melakukan balapan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba tidak terima ditegur oleh korban.

Sehingga motor yang dikendarai korban dipepet ke trotoar dan ditendang oleh salah seorang pelaku.

Secara spontan korban melepaskan motor yang dikendarainya lalu berlari menuju Alfamidi.

Kemudian, dikejar oleh tersangka Dandi (DPO) dan dipukuli. Kemudian datang NU yang membawa sebilah parang langsung memarangi korban pada bagian kepala sebelah kiri korban.

Lalu Yayat, langsung melepaskan busur dan mengenai punggung belakang sebelah kanan korban.

Kemudian datang lagi Resky (DPO) yang langsung menendang dan memukuli korban.

Baca Juga  Soal Hasil Quick Count Pilkada Bulukumba, Tomy Tempuh Jalur Ini

“Lalu korban mengambil motor miliknya dan pergi menuju Rumah Sakit Andi Sultan Dr. Radja Bulukumba,” paparnya.

Selain mengamankan dua orang pelaku, Polres Bulukumba juga telah melakukan penyitaan barang bukti yang digunakan tersangka saat penganiayaan.

“Barang buktinya, sebilah parang, 1 buah ketapel atau busur lengkap dengan anak panahnya. Juga 1 unit sepeda motor Trail Honda CRF hitam kombinasi merah tanpa plat,” beber AKP Bayu.

AKP Bayu juga membeberkan, tersangka dijerat pasal 170 ayat 2Pasal 351 Ayat dan 2 KUHPidana, ancaman pidana penjara selamat 9 tahun.

Dua orang tersangka DPO masih terus dilakukan pencarian. Sedangkan korban saat ini sudah membaik dan telah menjalani rawat jalan. (kia/ril)

  • Bagikan