Komitmen Formap KIA Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Komitmen Formap KIA Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Forum Masyarakat Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (Formap KIA) Bulukumba, terus melakukan peningkatan kapasitas forum demi membantu menurunkan angkat Kematian Ibu dan Anak (KIA).

Di Bulukumba, data yang dihimpun Bonepos.com, tahun 2019 tercatat 4 orang ibu meninggal. Begitu pun ditahun 2020 tercatat 4 orang ibu meninggal dengan berbagai sebab.

Dari kasus itu, Direktur Sulawesi Corruption Watch (SCW) Laode Hardiman berharap Formap KIA Bulukumba bisa didorong masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kabupaten Bulukumba, sebagai mitra CSO yang strategis turunkan KIA.

Baca Juga  Antar Jenazah Anaknya, Pasien Positif Corona di Makassar Nekat Kabur dari Rumah Sakit

“Di Bulukumba, kematian ibu sangat menyedihkan. Formap KIA harus turut dalam menekan kematian ibu dan anak,” keluhnya.

Sehingga penting kiranya, agar Dinas Kesehatan dan pihak-pihak terkait bisa memaksimalkan dan turut melibatkan peran CSO di Bulukumba, seperti Formap KIA. Untuk melakukan kolaborasi meningkatkan angka kehidupan.

“Saran kepada Bappeda agar kelembagaan Formap KIA bisa masuk ke RKP Bulukumba 2021,” ucapnya.

Selain itu pula, peran DPRD sangat diharapkan. Menjadi pengawas dalam isu KIA di Bulukumba. Karena katanya, sebaik apapun perencanaan yang dibuat Bappeda jika tidak ada sinergitas dengan DPRD sebagai pelaksana fungsi anggaran, maka tidak akan berjalan maksimal.

Baca Juga  Alasan DPRD Bulukumba Berang; SPBU Tanpa Amdal Lalin, hingga Surat Pengusaha Direspons Kilat

Selain itu, mindset petugas kesehatan juga harus berubah tentang konsep pelayanan. Sebab akan memberi dampak layanan.

“Jadi kalau sudah diberi anggaran besar kemudian tenaga kesehatannya tetap pada konsep yang kemarin, maka akan berdampak buruk bahkan akan berimplikasi kembali pada kematian ibu dan anak,” tegasnya.

Mengingat rekam jejak, Formap KIA yang pernah sukses dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak melalui program emas di tahun 2013 lalu. (kia/ril)

  • Bagikan