Warga Bone Ditemukan Tewas di Kebun, Ada Luka Tebasan di Leher – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Warga Bone Ditemukan Tewas di Kebun, Ada Luka Tebasan di Leher

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BONE – Rabu (17/2/2021) sekitar pukul 13.00 Wita, warga Desa Tacipong, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, bernama Ridwan (27), Basri (31) dan Rudding (65) berangkat sebuah kebun milik Maddaremmang (60).

Maksud ketiga warga tersebut mendatangi kebun Maddaremmang untuk meminta ubi, lantaran dalam kebun milik Maddaremmang tersebut banyak ubi yang telah ditanam pemilik kebun.

Namun apa yang terjadi, setelah tiba di kebun tersebut, ketiga warga ini sontak kaget karena menemukan Maddaremmang dalam kondisi terbaring dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Pada saat menemukan korban yang tidak bernyawa, ketiga warga tersebut tidak berani menyentuh korban, pasalnya di tubuh korban terlihat ada luka bekas benda tajam, sehingga mereka panik dan langsung pulang untuk melaporkan ke kepala dusun dan pihak keluarga.

Baca Juga  Sibuk Melayani, Barang Berharga Wanita di Bone Digasak Maling

Tidak berselang lama pihak kepolisian Polsek Amali bersama warga lain langsung ke TKP penemuan mayat tersebut untuk melihat kondisi korban.

Kapolsek Amali Iptu Ansar Yusuf yang dikonfirmasi terkait penemuan mayat tersebut membenarkan.

Iptu Ansar mengatakan, mayat tersebut diduga korban pembunuhan.

“Korban ditemukan meninggal dunia di TKP, di tubuh korban, ditemukan luka tebasan benda tajam pada bagian leher, punggung, dan pada bagian tengkuk sebelah kanan,” ujar Iptu Ansar.

Baca Juga  Breaking News, Siswa SMA Bone Temukan Mayat Laki-laki di Dalam Rumah

Selain itu, kata Ansar, di tubuh korban juga ditemukan luka terbuka pada kepala atas dan luka terbuka pada bahu kanan. Korban kuat diduga dibunuh, namun hingga saat ini belum diketahui pasti siapa pelakunya.

“Kami sudah mendatangi TKP dan mencatat saksi-saksi, selain itu korban kami evakuasi bersama tenaga medis dan diserahkan ke pihak keluarga, anggota juga sementara melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini,” tutupnya. (her)

  • Bagikan