Dua Kakek di Bone Duel Parang Karena Sakit Hati di Kebun, Satu Tewas – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Dua Kakek di Bone Duel Parang Karena Sakit Hati di Kebun, Satu Tewas

  • Bagikan
Foto: ilustrasi

BONEPOS.COM, BONE – Belum lewat 24 jam, Polres Bone berhasil mengungkap pelaku pembunuhan di Desa Tacipong, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (18/2/2021).

Identitas pelaku diketahui bernama Amir Dg Masiga (61), sementara korban diketahui bernama Maddaremmang (70). Korban dan pelaku diketahui masih berstatus keluarga (saudara ipar).

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf yang dikonfirmasi mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan dari warga bahwa ada penemuan mayat ditemukan di sebuah kebun. Sat Resmob bersama Sat Intelkam dan Personel Polsek Amali langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Baca Juga  Seminggu Buron, Pria di Bone Ini Diringkus Saat Pulang Kampung

Alhasil, pelaku berhasil terungkap, sehingga tim langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya.

AKP Ardy menjelaskan, pelaku saat diamankan tidak berkutik dan mengakui perbuatannya telah menganiaya korban hingga tewas di kebunnya lantaran sakit hati terhadap korban.

“Motif pelaku, karena merasa korban ingin menguasai semua tanah warisan yang sudah dibagi oleh orang tua korban,” beber AKP Ardy, kepada Boneposcom.

Lanjut kata Ardy, pada saat kejadian, menurut keterangan pelaku, pelaku menemukan korban masuk ke area kebunnya hendak mengambil kelapa, kemudian sempat terjadi adu mulut antara pelaku dan korban.

Baca Juga  Polisi 'Peras Keringat' Tentukan Status Pelaku Diduga Jual Bibit Bantuan

Tidak lama setelah cekcok mulut, korban tiba-tiba mengayunkan sabit ke arah pelaku, namun sempat ditangkis oleh pelaku. Kemudian pelaku pun membalas dengan mengayunkan sebilah parang ke korban dan mengenai kepala korban.

“Korban mengalami luka terbuka pada bagian kepala, tengkuk, lengan, punggung, dan leher. Korban pun meninggal dunia di TKP, ” tambah Ardy.

Hingga saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Bone untuk penyidikan lebih lanjut. Pelaku akan dijerat pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (her)

  • Bagikan