Tekan Kasus Kematian Ibu Hamil dan Bersalin di Bulukumba – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Tekan Kasus Kematian Ibu Hamil dan Bersalin di Bulukumba

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Dinas Kesehatan (Diskes) dan RSUD HA Sulthan Dg Radja Bulukumba sepakat perkuat peran Forum Masyarakat Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (Formap KIA) Bulukumba.

Hal itu diutarakan dalam Diskusi Publik yang berlangsung di Riz Coffe, Jalan. Lanto. Dg Pasewang, Rabu (17/2/2021) malam.

Gelaran tersebut mengusung tema “Meningkatkan Peran dan Kolaborasi OMS dan Pemerintah dalam Upaya Pencegahan AKI dan AKB”.

Dalam hal ini Diskes dan Plt Direktur RS, sepakat mendukung penguatan kolaborasi organisasi masyarakat sipil (OMS) dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satunya yang intens mengawal isu kesehatan ibu dan anak.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Wahyuni AS yang hadir sebagai salah satu pembicara mengakui, sederet kasus kematian ibu hamil dan bersalin menjadi pukulan telak bagi pelayanan kesehatan di Bulukumba.

Baca Juga  Aksi Kejar-kejaran di Arena Perjudian Sabung Ayam di Bulukumba

Menurutnya, peristiwa tersebut akan menjadi bahan evaluasi secara serius dalam upaya perbaikan layanan kesehatan ke depannya. Sehingga seluruh pihak harus ikut andil.

Ke depan, lanjut dr. Wahyuni, Dinas Kesehatan akan menyusun langkah strategis agar kehadiran Formap-KIA diakui pemerintah daerah. Hal ini dimaksudkan agar kerja-kerja forum lebih terarah dan fokus membantu pemerintah daerah dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

“Lembaga seperti Formap-KIA perlu diberdayakan. Sinergitas antara organisasi masyarakat dan pemerintah perlu diperkuat agar kebijakan dan program pemerintah bisa lebih terarah dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Formap-KIA, kata dr. Wahyuni diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam penyelesaian dan solusi persoalan layanan kesehatan. Salah satunya jika terjadi ketimpangan dalam tindakan medis yang dianggap tidak sesuai prosedur.

Baca Juga  Stok Minim, Ibu di Bulukumba Meninggal Operasi Kekurangan Darah

“Insya Allah, dalam waktu yang tidak terlalu lama kami akan berupaya agar Formpa-KIA ini melekat di Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas Direktur RSUD HA Sultan Dg Radja Bulukumba, dr. Rizal Ridwan Kappi yang juga hadir sebagai pembicara juga mendukung penguatan Formap-KIA. Menurutnya, kemitraan OMS dan RSUD perlu dilakukan untuk menjembatani pesoalan yang terjadi di masyarakat.

“Bukan cuma Dinas Kesehatan, kami di RSUD juga butuh kehadiran teman-teman Formap-KIA. Advokasi yang dilakukan teman-teman menjadi jembatan bagi kami ke masyarakat untuk mengklarifikasi setiap persoalan yang terjadi di rumah sakit,” ucapnya. (kia/ril)

  • Bagikan