Incar Anak di Bawah Umur Bikin Kartu ‘Sakti’ KIA

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dikdukcapil) Bulukumba, genjot percepatan layanan Kartu Identitas Anak (KIA).

KIA merupakan kartu yang diperuntukkan bagi anak dari usia 0 sampai 16 tahun. Seperti halnya KTP elektronik. Kartu ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, sesuai keperluan pemiliknya.

Pernyataan itu dijelaskan langsung Kepala Disdukcapil Bulukumba, Andi Muliati Nur.

Menurutnya, KIA bisa menjadi kartu dengan berbagai akses. Misalnya, untuk mendapat beasiswa, KIA berperan penting sebagai syarat dan ketentuan penerima beasiswa.

Selain itu, di kota besar, lanjutnya, KIA digunakan untuk akses masuk ke taman rekreasi. Juga untuk mendapat potongan di beberapa toko buku dan tempat makan.

“Terutama, jika terjadi tindak kekerasan pada anak, yang pertama dicari adalah kartu identitas. Untuk memudahkan informasi tentang anak itu,” bebernya, saat dikonfirmasi Bonepos.com, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga  Puluhan Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Bulukumba Ditutup

Dalam hal ini, Disdukcapil menyasar 130.000 anak di bawah umur, dari data yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bulukumba, untuk mendapat KIA.

Dari bentuk keseriusannya, sejauh ini Disdukcapil telah berhasil menyisir empat kecamatan, dalam melakukan perekaman KIA. Empat kecamatan itu yakni, Ujung Loe, Bonto Bahari, Bontotiro, dan Bulukumpa.

“Jadi sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi ke 10 kecamatan di Bulukumba. Kami turun lapangan mulai Senin hingga Kamis melalukan perekaman,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum DPK Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Bontotiro, Aminuddin menyambut baik program KIA, Disdukcapil ini.

Baca Juga  Gawat, Puluhan Pegawai Disdukcapil Bulukumba Positif Covid-19

Menurutnya, ini merupakan program unggulan BKPRMI yang bekerjasama dengan Disdukcapil. Karena fungsinya yang sangat bermanfaat untuk anak-anak di kecamatan Bontotiro khususnya.

“Anak-anak akan mudah membuka rekening tabungan dengan KIA ini. Selain itu untuk mendapatkan bantuan di sekolah-sekolah juga, akan lebih mudah jika menunjukkan KIA,” ucapnya melalui telepon.

Menurut Aminuddin, dari 11 desa dan 1 kelurahan di kecamatan Bontotiro, sebanyak 753 anak dari 6 desa telah melakukan perekaman KIA. Proses perekaman itu berlangsung pada tahap satu, Senin (15/2/2021).

“Lalu, untuk 5 desa dan 1 kelurahan yang belum merekam, diupayakan rampung 3 Maret mendatang,” tandasnya. (kia/ril)

  • Bagikan