Waspada Peredaran Narkoba di Sinjai, Ini Kasus Terbaru Terbongkar

BONEPOS.COM, SINJAI - Satres Narkoba Polres Sinjai yang dipimpin Kasat Narkoba Iptu Hanny Williem kembali menciduk tiga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Senin (22/2/2021).

Iptu Hanny menyebutkan, ketiga pelaku tersebut yakni masing-masing berinisial AR (32) warga Dusun Lappa Cilama, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, AH (22) warga Dusun Bilanri, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, JM, (21) warga Dusun Joalampe, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai.

Selain mengamankan ketiga pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 11 saset kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, satu buah tutup botol lengkap dengan 2 pipet plastik, satu batang pirex kaca, satu buah korek api lengkap dengan sumbu kompor sabu, satu buah korek api gas, dua lembar plastik klip kosong, satu buah botol plastik bening, uang tunai Rp400.000, satu unit handphone merek Vivo warna hitam biru, dan satu unit handphone merek samsung warna putih.

Kronologis penangkapan, mantan Kanit Reskrim Polsek Urban Polres Bone ini menjelaskan berawal dari penangkapan pelaku AR di rumahnya di Desa Alenangka Kecamatan Sinjai Selatan, dimana telah ditemukan dalam penguasaannya barang bukti narkotika berupa kristal bening yang diduga sabu sebanyak 11 saset dan dua unit handphone yang diduga gunakan untuk bertransaksi berkomunikasi.

"Setelah kita interogasi AR mengakui bahwa barang bukti sabu tersebut diperoleh dari AH dengan maksud untuk dijual atau diedarkan di wilayah hukum Polres Sinjai," ujarnya.

Selanjutnya, melakukan pengembangan untuk mencari AH, dan pada Senin kemarin sekira pukul 12.00 Wita, AH berhasil diamankan dan juga ditemukan dalam penguasaannya satu unit handphone dan uang tunai Rp400.000, yang diduga uang hasil penjualan sabu oleh AR.

"Setelah kita melakukan interogasi terhadap AH, dia mengakui kalau benar telah menyerahkan sabu kepada AR dan langsung menerima uang tunai hasil penjualan sabunya," jelasnya.

Tidak sampai di situ, saat dilakukan interogasi terhadap AH, dia mengakui dan menyebutkan satu nama kalau bekalan sabu yang telah diserahkan kepada AR diterima dari inisial JM, kemudian dilakukanlah pengembangan dan kembali berhasil mengamankan JM yang kemudian dilakukan penggeledahan badan serta rumahnya, namun tidak ditemukan barang bukti narkotika dalam penguasaannya, melainkan satu unit handphone alat yang digunakan untuk komunikasi dalam transaksi jual beli narkotika jenis sabu.

"Setelah kita lakukan interogasi terhadap JM, dia pun mengakui kalau bekalan sabu yang telah diserahkan kepada AH untuk dijual atau diedarkan di wilayah hukum Polres Sinjai. Dengan demikian, ketiga orang ini diamankan bersama dengan barang buktinya di Mapolres Sinjai guna proses lebih lanjut," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya kembali berhasil mengamankan tiga orang yang diduga pelaku penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Sinjai.

AKBP Iwan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkotika di lingkungan masing- masing, yang pengaruhnya dapat merusak generasi penerus bangsa.

"Laporkan segera ke petugas terdekat, bila melihat penyalahgunaan narkotika. Kami dari Polres Sinjai akan menindak tegas tanpa tebang pilih terhadap para pelakunya," tegasnya. (fan/ril)