Anggota DPRD: Masyarakat Bulukumba Merasa Tidak Aman – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Anggota DPRD: Masyarakat Bulukumba Merasa Tidak Aman

  • Bagikan
Foto: ilustrasi

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Maraknya tindak kriminal yang dialami kaum Hawa membuat anggota dewan angkat bicara. Dan, minta aparat galakkan patroli pada malam hari.

Seperti baru-baru ini, ada dua kasus yang terjadi. Perempuan 19 tahun menjadi korban begal payudara saat sedang mengendarai sepeda motor di sore hari, dan pembusuran terhadap Timo (50) yang sedang mengemudikan kendaraan roda empat pada malam hari.

Kejadian ini pun menarik perhatian anggota DPRD Bulukumba. Andi Soraya Widiyasari salah satunya. Anggota Komisi D Fraksi PKB ini sangat menyayangkan kejadian itu. Apalagi kata dia, kejadian itu melecehkan kaum perempuan. Dan mengganggu ketentraman di Bulukumba.

Baca Juga  Tidak Terima Dicium, Staf Cantik Laporkan Pimpinan BRI ke Polisi

“Jika kejadian seperti ini sudah marak di Bulukumba, berarti ini sudah menjadi hal yang akan merusak kedamaian dan ketentraman kita,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (23/2/2021).

Selain itu, turut berkomentar, Anggota Komisi B, Asri Jaya dari Fraksi Golkar. Dia merasa cemas atas beberapa kejadian kriminal yang terjadi di jalan. Sehingga menurutnya, penting kiranya pihak kepolisian rutin menggelar patroli di setiap titik rawan di Bulukumba.

Selain itu, peran serta masyarakat, yang juga dinilai sangat penting demi meminimalisir aksi kriminalitas. Ketika berkendara, khususnya perempuan harus memperhatikan beberapa hal.

Baca Juga  Bulukumba Diguncang Gempa M4,3 magnitudo, Ini Potensi Dihasilkan

Diantaranya, yakni tidak berpenampilan yang mencolok, seperti menggunakan perhiasan berlebihan, bermain smart phone saat berkendara dan hal-hal lainnya yang dinilai bisa mengundang pelaku tindak kejahatan beraksi.

“Selain aparat kepolisian yang bekerja mengamankan jalan. Masyarakat juga harus selalu waspada setiap kali berkendara keluar rumah,” imbuhnya.

Apalagi menurut Asri Jaya, kejadian-kejadian seperti ini bisa berdampak pada kenyamanan beraktifitas di luar rumah.

“Kalau begini, masyarakat merasa tidak aman, dan takut keluar rumah,” tutupnya.

Jadi harus ada tindakan terstruktur dan dilakukan secara aktif oleh aparat kepolisian agar Bulukumba tetap aman. (kia/ril)

  • Bagikan