Geger, Adnan Temukan Kakeknya Tewas di Sungai Persawahan – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Geger, Adnan Temukan Kakeknya Tewas di Sungai Persawahan

  • Bagikan
Foto: Polisi melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban. (Istimewa)

BONEPOS.COM, JENEPONTO – Warga Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan digegerkan dengan penemuan sosok mayat di aliran sungai persawahan.

Mayat yang digegerkan warga itu berjenis kelamin laki-laki. Identitas korban diketahui bernama Sisi Daeng Gassing (65), ia warga kampung Pallengu, Desa Arungkeke, Jeneponto.

Kasubbag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul mengatakan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh cucunya korban, bernama Adnan.

“Adnan mendapati kakeknya di aliran sungai persawahan dalam keadaan tidak bernyawa,” kata Syahrul, Rabu (24/2/2021).

Syahrul bercerita, pada pukul 07.00 Wita, korban berangkat dari rumah menuju sawahnya untuk membersihkan sekaligus mencari rumput untuk makanan ternaknya.

Baca Juga  Mobile Vaccinator Sasar Warga Jeneponto, Plt Gubernur Sulsel Titip Pesan

“Pada pukul 12.50 Wita, Adnan berinisiatif mencarinya karena yang bersangkutan biasanya pulang ke rumah sebelum Zuhur untuk makan siang, sekaligus Salat Zuhur,” ujar AKP Syahrul.

Di wilayah persawahan kakeknya, Adnan hanya menemukan baju, sendal hingga rokok. Namun, dia tidak mendapati kakeknya.

“Sehingga yang bersangkutan masuk ke dalam air dan mencarinya dan menemukan mayat di dasar air,” jelasnya.

Setelah mendapati korban di dasar air, mayat tersebut diangkat oleh keluarganya dan dibawa pulang untuk di semayamkan.

Baca Juga  Gaspol Satgas TMMD ke-108 Kodim Jeneponto Atasi Jalan Terjal 

Insiden penemuan ini terjadi pada Selasa, (23/2/2021) sekira pukul 14.15 Wita, siang kemarin.

Mantan Kapolsek Tamalatea itu menegaskan, korban diperkirakan meninggal dunia akibat tenggelam di sungai. Besar kemungkin, korban saat itu terjatuh dengan posisi di dekat aliran sungai.

“Bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan meninggalnya korban diduga karena tenggelam ke dalam air,” terangnya.

Sedangkan pihak keluarga korban juga menolak untuk dilakukan visum terhadap tubuh korban.

Satreskrim Polsek Arungkeke membuatkan surat pernyataan visum untuk keluarga korban. (rul/ril)

Temukan Kami:
  • Bagikan