Demi Senang-senang, Plt Kades Pakai Dana Desa Rp408 Juta – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

Demi Senang-senang, Plt Kades Pakai Dana Desa Rp408 Juta

  • Bagikan

BONEPOS.COM, TAKALAR – Salah satu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan ditangkap Jajaran Polres Takalar.

Pelaku berinisial SE (38) ditangkap karena melakukan tindak pidana korupsi anggaran pengelolaan keuangan Desa Bontoloe, tahun anggaran 2018.

Dikatakan Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto di Aula 99 Mapolres Takalar, yang bersangkutan menjabat sebagai Plt Kepala Desa di Kecamatan Galesong.

“SE merupakan salah satu ASN yang diberi wewenang untuk menjabat sebagai pelaksana kepala desa saat itu, dikarenakan pejabat sebelumnya masa jabatnnya telah berakhir, oleh karena itu pemerintah Daerah melantik SE sebagai pelaksana tugas sebagai kepala desa Bontoloe,” kata Kapolres Takalar, Senin (1/3/2021).

Hasil audit perhitungan keuangan, kerugian negara akibat aksi Plt Kepala desa ini senilai Rp408.444.905.

“Itu merupakan hasil Audit perhitungan keuangan negara (3 Desember 2020, red) lalu, atas pembangunan fisik Dana Desa Tahun anggaran 2018,” jelas Beny.

Baca Juga  Selama 2019, Segini Jumlah Kasus Korupsi Ditangani Kejari Bone

Lebih jauh kata Beny, pelaku melakukan aksinya dengan modus operandi bahwa, dana desa yang dicairkan itu telah diambil alih dari Bendahara kemudian dikelola sendiri, hasil itu pelaku menggaet uang negara demi kepentingan pribadi untuk bersenang-senang.

“Dari hasil penyidikan dan penyelidikan unit Tipikor Polres Takalar telah menemukan sebuah dokumen pertanggungjawaban, serta rekening koran dan cacatan pengembalian uang, dan hasil pemeriksaan ahli konstruksi serta ahli Auditor dari BPKP atas penggunaan fisik,” tutur mantan Kabagbinkar ROSDM Polda Gorontalo itu.

Dari hasil audit, penghitungan kerugian keuangan negara atas dugaan tindak pidana Korupsi pekerjaan fisik atau konstruksi dalam pengelolaan alokasi anggaran dana desa (ADD).

Untuk memperkuat status Plt yang dijadikan tersangka itu, Unit Tipikor Polres Takalar juga melakukan gelar perkara di Polda Sulsel. Di sana, pelaku SE terbukti telah merugikan uang negara sebanyak Rp408.444.905,00.

Baca Juga  NA Resmi Tersangka, Andi Sudirman Sulaiman Jadi Kepala Daerah Pemprov Sulsel

AKBP Beny Murjyanto menambahkan tersangka SE melanggar pasal 2 ayat 1 subs pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi sebagaimana yang telah di ubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 8 tahun 2010.

“Tentang pecegahan dan pemberantasan tindak pidana pencuci an uang (TTPU) jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo pasal 56 KHUPidana dengan ancaman hukuma penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singka 4 tahun dan palig lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200.000.000,00 dan paling banyak Rp1.000. 000.000.00,” pungkasnya. (rul/ril)

Temukan Kami:
  • Bagikan