Capaian Sinjai Tahun 2020, Bupati Seto: Kemiskinan 9 Persen, IPM Kedua Tertinggi di Sulsel – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Capaian Sinjai Tahun 2020, Bupati Seto: Kemiskinan 9 Persen, IPM Kedua Tertinggi di Sulsel

  • Bagikan
Foto: Ketua Panitia Workshop orientasi perubahan RPJMD dan Renstra, Irwan Suaib melaporkan tujuan Orientasi Perubahan RPJMD. (ISTIMEWA)

BONEPOS.COM, SINJAI – Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) berharap kepada semua OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sinjai agar lebih cermat meninjau dan menghitung kembali target capaian RPJMD dan program unggulan yang telah ditetapkan secara rasional.

Hal ini disampaikan dalam pembukaan workshop orientasi perubahan RPJMD Kabupaten Sinjai dan rencana strategi perangkat daerah tahun 2018-2023 di Hotel Claro, Jumat (12/3/2021).

Didampingi Wakil Bupati, Andi Kartini Ottong dan Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib, Bupati, Andi Seto menuturkan, perubahan RPJMD ini disesuaikan akibat kondisi riil adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan adanya realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Secara realistis tidak mungkin bisa tercapai, maka harus dilakukan revisi dan penyesuaian kembali. Meski demikian, dalam satu tahun terakhir kita sudah menyesuaikan terhadap nomenklatur program dan kegiatan sebagaimana yang ditetapkan dalam Permendagri nomor 90 tahun 2019,” katanya.

Baca Juga  Kualitas Produk Lokal Sinjai Siap 'Ekspor', Bupati Beberkan Kendalanya

Satu hal penting, disampaikan, memasuki tahun ketiga periode RPJMD ini, sebenarnya telah banyak pencapaian yang cukup menggembirakan, salah satunya terkait target visi misi pemerintah daerah. Bahkan menurutnya, upaya untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi pun telah membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, Sinjai tercatat menduduki rangking ketiga tertinggi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Ini melebihi laju pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional, termasuk angka kemiskinan juga turun 9 persen dibanding tahun sebelumnya, yakni 9,14 persen,” bebernya.

Sama halnya, angka IPM juga pada tahun 2020 mengalami kenaikan bahkan kedua tertinggi di Sulawesi Selatan. Untuk itu, kita berharap proses revisi RPJMD ini bisa terlaksana sesuai jadwal, agar dokumen hasil perubahan ini selanjutnya dapat dipedomani pada saat penyusunan RKPD tahun 2022.

Baca Juga  Imbas Corona, Warga Dusun di Sinjai: Jangan Kucilkan Kami

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Irwan Suaib, dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bersama secara nasional terkait perubahan penyusunan RPJMD.

“Saat ini sudah terbit Perpres nomor 18 tahun 2020 tentang RPJM nasional. Jadi, semua kebijakan mengalami perubahan dan harus dipedomani dalam perumusan kebijakan di daerah,” jelas mantan Kadis Kominfo Sinjai ini.

Diketahui, kegiatan workshop tersebut berlangsung selama dua hari yang turur dihadiri oleh pejabat Plt Asisten I Lukman Mantan, Asisten III Haerani Dahlan, para kepala OPD, para kasubag program lingkup Pemkab sinjai. Dan menghadirikan pemateri diantaranya, Kepala BKAD Sinjai Ratnawati Arief, Kepala Bapenda Asdar Amal Darmawan, dan Kepala Bappeda Irwan Suaib. (*)

  • Bagikan