Delapan Desa Bersaing Wakili Sinjai ke Tingkat Provinsi, Ini Daftarnya – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Delapan Desa Bersaing Wakili Sinjai ke Tingkat Provinsi, Ini Daftarnya

  • Bagikan
Foto: Kasubag Humas Diskominfo dan Persandian Sinjai, Iswan Ahmad. (ISTIMEWA)

BONEPOS.COM, SINJAI – Sebanyak delapan desa di Kabupaten Sinjai hari ini bersaing pada penilaian lomba pembangunan desa Tingkat Kabupaten, yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sinjai, Senin (15/3/2021).

Kasubag Humas Diskominfo dan Persandian Sinjai Iswan Ahmad saat dikonfirmasi mengatakan, rencananya lomba desa yang akan mewakili masing-masing delapan kecamatan kecuali Kecamatan Sinjai Utara, akan dimulai hari ini, Senin (15/3/2021).

“Penilaian lomba desa tingkat Kabupaten Sinjai dimulai hari ini, di desa Puncak Kecamatan Sinjai Selatan. Juara lomba desa ini nantinya akan mewakili Sinjai pada penilaian lomba desa tingkat provinsi,” ungkapnya.

Baca Juga  Alasan Pemkab Sinjai Diganjar Award TPAKD dari OJK

Kedelapan desa yang akan mengikuti lomba, Chalik sapaan akrab Kasubag Humas Diskominfo dan Persandian Sinjai ini menyebutkan, yakni Desa Puncak Kecamatan Sinjai Selatan, Desa Barania Kecamatan Sinjai Barat, Desa Lasiai Kecamatan Sinjai Timur, Lamattti Riattang Kecamatan Bulupoddo, Desa Baru Sinjai Tengah, Desa Kalobba Tellulimpoe, Desa Bonto Kecamatan Sinjai Borong dan Desa Pulau Padaelo Kecamatan Pulau Sembilan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintaan Desa Dinas PMD Sinjai Abd Halik berujar, pelaksanaan penilaian lomba desa ini mengacu pada protokol kesehatan dan ini menjadi hal yang urgent diperhatikan sehingga dalam penilaian tidak ada kerumunan.

Baca Juga  Sah, Lukman Arsal Resmi Jabat Ketua DPRD Sinjai

“Jika tahun sebelumnya tim penilai mendapat penyambutan dan dilanjutkan acara seremonial sebelum dilakukan penilaian maka tahun ini ditiadakan,” katanya.

“Untuk mekanisme penilaian, sama dengan tahun sebelumnya yakni ada tiga indikator utama penilaian, yakni dari bidang pemerintahan, kewilayahan dan partisipasi masyarakat serta inovasi desa,” sebutnya. (*)

  • Bagikan