Eksistensi The JK Research Centre UMI – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Eksistensi The JK Research Centre UMI

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Webinar Islam di Filipina menghadirkan Assosiate Profesor Nasef Manabilang Adiong, Ph.D dari University of Philipines Diliman dan Dr. Ismail Wekke dari The Jusuf Kalla (JK) Research Centre UMI, dipandu Dr.M.Ishaq Shamad berlangsung sukses via virtual, Senin (22/3/2021).

Hadir Wakil Rektor V UMI Prof.Ir.Hatta Fattah, sekaligus Ketua Umum The JK Research Centre UMI, Dekan Fakultas Agama Islam UMI Dr.H.Ahmad Hakim, dan ratusan partisipan dari kalangan dosen, mahasiswa, dan pemerhati budaya Bugis Makassar.

Nassef Nabilang Adiong dalam paparannya menjelaskan perjalanan panjang sejarah Islam masuk ke Filipina, sejak zaman penjajahan Amerika, Belanda, dan Spanyol.

Dari gempuran penjajah, hanya umat Islam di Filipina Selatan yang bertahan dan para penjajah gagal menguasainya, sehingga umat Islam di daerah tersebut masih berkembang sampai saat ini.

Baca Juga  Terungkap, Inilah Kronologi Penyerangan di Warkop Megazone Makassar

Namun demikian, pemeluk Islam di Selatan Filipina juga terdiri dari banyak etnis dan budaya yang berbeda, seperti halnya Islam Bugis di Indonesia.

Dikatakan Islam masuk ke Filipina melalui jalur Sufi Turki Usmani dan jalur perdagangan dari India.

Pengaruh Turki Usmani yang mewarnai umat Islam awal di Filipina Selatan, tetapi saat ini pengaruh Arab Saudi lebih mendominasi, karena sejumlah bantuan masjid dan pendidikan bagi umat Islam mengalir di Filipina Selatan, makanya pemikiran mazhab yang berkembang bagi umat Islam Filipina, umumnya Syafii dan Salafiah.

Sementara itu, Dr.Ismail Wekke memaparkan, eksistensi The JK Research Centre yang menjadi bagian dari Pusat Studi di bawah naungan LP2S UMI.

Pusat studi ini gencar melakukan pengkajian terkait dengan Bugis-Makassar dan Collaborative study dengan berbagai pihak, baik dengan institusi di dalam maupun di luar negeri. Salah satunya melalui Webinar kali ini dengan menghadirkan narasumber dari Filipina.

Baca Juga  Beber Kelemahan IKM Sulsel, FTI UMI dan Dinas Perindustrian Tempuh Jalur Ini

“Insya Allah 1 April 2021 akan dilaksanakan kegiatan yang sama dengan menghadirkan Dr.Anhar Gonggong sebagai Budayawan Senior di Indonesia,” ucapnya.

Wakil Rektor V UMI Prof.Hatta Fattah pada kesempatan tersebut mengajak dan mengundang Prof. Nasef Manabilang Adiong untuk menjadi collaborator research yang diamini oleh Prof. Nasef. Bahkan dosen Filipina tersebut menawarkan sejumlah jurnal internasional, dimana ia menjadi reviewer di jurnal tersebut, untuk dapat dijadikan acuan bagi dosen dan mahasiswa UMI untuk publikasi hasil kolaborasi research nantinya.

Moderator, M.Ishaq Shamad menyampaikan Webinar kali ini sangat menarik dengan topik yang hangat tentang perkembangan Islam di Filipina, sehingga wajar jika jumlah peserta webinar yang join di zoom meeting membeludak. (*)

  • Bagikan