Warga Meninggal Usai Divaksin Covid-19, Dinkes Sulsel Lakukan Investigasi – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

Warga Meninggal Usai Divaksin Covid-19, Dinkes Sulsel Lakukan Investigasi

  • Bagikan
Mahmud saat diwawancara medai, putra dari (alm) Sulaiman yang meninggal dunia diduga usai menjalani vaksinasi covid-19. (SYAHRUL/BONEPOS.COM)

BONEPOS.COM, TAKALAR – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) akan menurunkan Tim Independen pada Rabu (24/3) besok, atas kematian Sulaiman (50) warga Jonggoa Desa Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar yang diduga meninggal usai menjalani vaksinasi covid-19, Selasa (23/3/2021).

Hal itu dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel dr Nurul AR dan mengungkapkan pihaknya sudah memonitor kasus tersebut.

“Kemungkinan besok. Jadi, Tim Independen yang melakukan investigasi kasus-kasus ini, kita sudah proses. Data-data kita sudah dapat beberapa. Tetapi, Tim akan turun insya allah besok,” kata dr Nurul saat dihubungi wartawan.

Menanggapi kasus kematian warga Takalar yang diduga akibat vaksinasi covid-19. Kabid P2P Dinkes Sulsel tersebut menuturkan tetap menunggu hasil dari Tim Independen.

Baca Juga  Jambret Wanita di Takalar, Pria 22 Tahun Dibekuk di Gowa, Satu Masih Buron

“Tim Independen yang menilai kasus ini, apakah itu ada hubungan dengan vaksin atau tidak. Kita tunggu saja hasil tim investigasi dari Tim Independen. Kita sudah ada prosedurnya, dari Tim. Kemudian diaudit lagi kembali dengan Komnas. Tunggu saja hasilnya 2,3 hari lagi,” sebutnya.

Dikabarkan sebelumnya, Sulaiman menjalani vaksinasi covid-19 di kantornya PLN Gardu Induk Daya pada Senin (15/3) lalu. Sebelum melakukan Vaksinasi, Sulaiman sendiri dinyatakan telah lulus menjalani skrining.

“Iya, dan jawaban yang bersangkutan sesuai dengan pertanyaan. Kalau pun ada sesuatu yang tidak terjaring informasinya pada saat skrining itu tergantung dari jawaban yang bersangkutan. Bisa juga dari apa yang diketahui dan apa yang tidak diketahui yang bersangkutan tentang status kesehatannya pada saat itu,” sebut dr Nurul membenarkan Sulaiman lulus uji screaning.

Baca Juga  Breaking News: Pelajar Asal Gowa yang Tenggelam di Takalar Akhirnya Ditemukan

Diketahui, Sulaiman meninggal dunia pada Senin (23/3) kemarin, usai menjalani perawatan setelah dirujuk dari puskesmas Aeng Galesong ke rumah sakit RS Haji di Makassar.

Anak Sulaiman, Mahmud mengatakan setelah dua hari setelah vaksin ayahnya mengalami demam, sesak napas dan linglung. Panas yang naik turun.

Mahmud juga menambahkan dimana kondisi ayahnya sebelum vaksin dalam keadaan baik-baik saja.

“Sehat-sehat ji (sebelumnya), kemarin meninggal. Tanggal 15 bapak vaksin, gejalanya (dirasakan) setelah dua hari kemudian dirasakan seperti demam, sesak napas dan linglung. Naik turun juga panasnya,” pungkasnya. (*)

Temukan Kami:
  • Bagikan