Mendagri Tantang APKASI Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi, Bisakah? – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Mendagri Tantang APKASI Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi, Bisakah?

  • Bagikan
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

BONEPOS.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) berkontribusi menangani pandemi Covid-19 sekaligus melakukan recovery atau pemulihan ekonomi.

“Jangan hanya bicara soal recovery ekonomi, karena pandeminya saja belum selesai,” jelas Mendagri saat memberikan arahan sekaligus menutup Munas V APKASI Tahun 2021 dan mengukuhkan Ketua Umum serta Dewan Pengurus APKASI Masa Bhakti 2021 – 2026, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Mendagri menuturkan, aspek kesehatan dan ekonomi sama pentingnya untuk diselamatkan.

Baca Juga  Begini Alasan Mendagri Teguran Keras Gubernur Papua

Makanya, Ia meminta APKASI bekerja keras bersama Pemerintah menangani pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.

“Pandemi itu tetap ditangani, sambil kita terus recovery, itu bukan sesuatu yang gampang, karena both must be saved, dua-duanya harus diamankan, kita tidak bisa menafikan salah satu,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, pandemi Covid-19 merupakan pandemi terluas yang pernah ada, dan melanda hampir seluruh negara di dunia. Tak hanya itu, pandemi Covid-19 juga menimbulkan efek domino yang perlu ditangani secara serius.

Baca Juga  Instruksi Khusus Untuk Sekda dari Mendagri, Catat!

“Ini krisis multidimensi, bukan hanya satu masalah, tidak hanya kesehatan, tapi efek dominonya banyak sekali. Kesehatan, kemanusiaan, setelah itu muncul tekanan ekonomi karena pembatasan kegiatan, dan tekanan keuangan, kemudian masalah sosial,” ungkapnya.

Sebelumnya, dalam pembukaan Munas V APKASI, Presiden Joko Widodo juga mengatakan bahwa penanganan pandemi erat kaitannya dengan pemulihan ekonomi wilayah, di mana keduanya harus berjalan beriringan secara seimbang. Dengan demikian, baik penanganan isu kesehatan dan pemulihan ekonomi, keduanya harus dapat dicermati dengan baik dalam pelaksanaannya. (*)

Temukan Kami:
  • Bagikan