Wawali Fatma Paparkan Kondisi Makassar Tahun 2020, Begini Faktanya – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

Wawali Fatma Paparkan Kondisi Makassar Tahun 2020, Begini Faktanya

  • Bagikan
Foto: Rapat paripurna Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati paparkan LKPJ Wali Kota Tahun 2020.

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Wakil Wali (Wawali) kota Makassar Fatmawati Rusdi mewakili Wali Kota Makassar menghadiri Rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ )Wali Kota Tahun 2020, di gedung DPRD kota Makassar, Rabu (31/3/2021).

Dalam penyampaian LKPJ Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi memaparkan arah kebijakan ekonomi kota Makassar yang diselaraskan dengan sasaran dan arah yang sudah ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020.

Fatmawati Rusdi memberi gambaran pertumbuhan ekonomi makro kota Makassar sampai tingkat nasional pada tahun 2020 mengalami penurunan, diakibatkan adanya shock pandemi Covid-19.

Baca Juga  Pakai Baju Bodo Keliling Sapa Peserta Vaksin, Wawali Fatma Singgung Jadwal Genose

“Pertumbuhan ekonomi makro Kota Makassar mengalami penurunan dan berada pada angka 1,27 persen. Jika dibandingkan angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan sebesar -0,70 persen dan Nasional sebesar -2,07 persen, sehingga pertumbuhan ekonomi secara nasional mengalami penurunan signifikan akibat terjadinya shock dari pandemi Covid-19 dan berdampak buruk terhadap kinerja perekonomian daerah,” ungkapnya.

Menurut Fatmawati Produk Domestik Regional bruto (PDRB) juga mengalami penurunan mulai tahun 2019 hingga 2020.

“Jumlah uang yang beredar sebagaimana nilai PDRB Atas Dasar berlaku pada tahun 2020 sebesar Rp178,332 triliun lebih, mengalami penurunan dari tahun 2019 yaitu sebesar Rp170,450 lebih,” ujarnya .

Baca Juga  Catatan Penting Peringatan Hari Kesehatan Nasional di Makassar

Lanjutnya, sebagai penyangga utama perekonomian di Sulawesi Selatan Kota Makassar memberi kontribusi mencapai 35,23 persen atau lebih dari 1/3 ekonomi Sulawesi Selatan.

“Turunnya PDRB Kota Makassar juga berimplikasi pada menurunnya Pendapatan Per Kapita masyarakat Kota Makassar, yaitu pada tahun 2020 sebesar Rp115,40 juta lebih dari sebelumnya pada tahun 2019 sebesar Rp116,87 juta lebih,” paparnya.

Fatmawati berharap pemerintah kota bersama anggota dewan masyarakat dan seluruh elemen masyarakat bersama sama melakukan perbaikan ekonomi.

“Ke depan mari kita berkreatifitas sambil berinovasi menyongsong perbaikan ekonomi yang lebih baik,” kuncinya. (*)

Temukan Kami:
  • Bagikan