Ayo Berburu Pahala! Masjid Jami Cenrana Kahu Bone Butuh Suntikan Pembangunan Kubah dan Menara – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Ayo Berburu Pahala! Masjid Jami Cenrana Kahu Bone Butuh Suntikan Pembangunan Kubah dan Menara

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BONE – Masjid Jami Miftahussurur yang terletak di Desa Cenrana, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, membutuhkan uluran tangan para dermawan dan donatur.

Hal itu, dikarenakan guna membantu memperlancar proses pembangunan kubah dan menara masjid.

Demikian ditegaskan Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Jami Miftahussurur Desa Cenrana Bone, Suherman, kepada media Kamis (8/4/2021).

Dijelaskan Suherman, proses pembangunan masjid yang terletak persis di jalan poros Palattae-Makasaar ini telah berlangsung selama kurang lebih lima tahun dengan menggunakan dana swadaya masyarakat sekitar masjid.

“Selain itu, juga bantuan donatur dari keluarga asal Desa Cenrana yang berdomisili di Makassar dan di luar Provinsi Sulsel,” tutur Suherman.

Baca Juga  Berkunjung ke Bone, 2 WNA China Kena Screening Satgas Covid-19

“Pada Februari 2020 sebelum wabah Covid-19, pihak panitia pernah mengirim proposal bantuan pembangunan masjid ini ditujukan kepada Wakil Gubernur Sulsel dan sampai saat ini panitia masih menunggu informasi lebih lanjut,” sambungnya.

Masjid permanen yang kini sudah difungsikan warga sekitar dan umat yang melakukan perjalanan lewat jalan poros sudah dapat digunakan melaksanakan salat wajib lima waktu serta salat Jumat.

Guna lebih memberi kenyamanan beribadah kepada umat Muslim, maka panitia akan merampungkan pekerjaan pemasangan kubah, pembuatan menara serta pekerjaan finishing lainnya.

Baca Juga  Pejabat Bone Ini Rela Konversi Tunjangan TPP Jadi Bibit, Ini Sosoknya

“Uluran tangan para dermawan dan donatur lainnya tetap dinantikan pihak panitia, agar perampungaan pembangunan fisik masjid ini dapat segera dihadirkan di desa ini,” ucapnya.

Sesuai laporan dari pihak bendahara masjid, sejak mulai dibangun masjid ini pada 2015, dana yang terkumpul menurut catatan sampai 2019 telah mencapai sekitar Rp1 miliar lebih.

Pihak panitia pembangunan masjid masih membutuhkan dana sekitar Rp500 juta guna merampungkan semua pembangunan dan finishing masjid ini. (*)

  • Bagikan