Baliho Rokok di Tengah Trotoar Halangi Pejalan Kaki di Bone – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Baliho Rokok di Tengah Trotoar Halangi Pejalan Kaki di Bone

  • Bagikan
Vertikal Banenr atau baliho brand rokok ternama nampak berdiri di tengah trotoar di Jalan MH Thamrin, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

BONEPOS.COM, BONE – Warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengeluhkan adanya baliho atau vertikal banner salah satu brand rokok ternama di Indonesia yang berdiri diatas trotoar jalan. Pasalnya, pemasangan baliho ini dinilai melanggar aturan.

Ironisnya lagi, demi mengejar target pemasukan pajak reklame, pemerintah daerah diduga sengaja mengabaikan kenyamanan para pejalan kaki, lantaran tiang baliho ini dibiarkan terpasang tepat ditengah-tengah trotoar.

Yusuf, warga Bumi Arung Palakka, mengatakan, baliho yang terpasang di trotoar jalan MH. Thamrin dan jalan Jenderal Sudirman Bone itu, sangat membahayakan bagi komunitas difabel.

“Bagimana tempat pejalan kaki lewat, baliho ini sudah jelas-jelas melanggar aturan dan merampas hak pejalan kaki, selain itu ini membahayakan difabel,” ujar Yusuf kepada Bonepos.com, Senin (12/4/2021).

Baca Juga  Wali Kota Makassar Curhat Ganasnya Covid-19, Serukan Warga Tidak Mudik

Arman, warga Bone lainnya, juga mengungkapkan hal serupa, dimana Ia meminta agar baliho yang berada hanya sekitar 300 meter dari Rumah Jabatan Bupati Bone itu agar segera dicabut.

Tidak hanya itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bone, Andi Takdir, yang dimintai tanggapannya, juga mengecam kebaradaan baliho tersebut dan menurutnya hal tersebut telah melanggar undang-undang.

“Dia melanggar UU No 19 tahun 2011, UU No 8 Tahun 2016 tentang disabilitas serta melanggar PERDA No 05 Tahun 2017 tentang Pemenuhan Hak penyandang Disabilitas,” kata Andi Takdir.

Baca Juga  Musda PAN Bone, Sembilan Calon, Lima Lolos Formatur

Lanjut Dia, “Saya sebagai ketua disabilitas Bone sangat mengecam oknum yang pasang banner diatas jalur Aksesibilitas, mungkin mereka tidak paham dengan fungsi jalur Aksesibilitas yang ada di trotoar itu,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pejabat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BKPSDM) Bone, maupun Dinas Tata Ruang dan Permukiman belum berhasil dikonfirmasi. Namun informasi yang diperoleh, vertikal banner tersebut memiliki ijin selama 2 (dua) minggu. (far/ril).

 

  • Bagikan