Desa di Bone Jadi Kandidat Lomba KIP 2021, Siapa Ya? – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Desa di Bone Jadi Kandidat Lomba KIP 2021, Siapa Ya?

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BONE – Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan koordinasi di Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, dalam rangka implementasi Peraturan Komisi Informasi nomor 1 tahun 2018 tentang standar informasi publik desa, Rabu (28/4/2021).

Hadir dalam kunjungan koordinasi tersebut, Komisioner KI Sulsel, Fauziah Erwin, bersama tim dari Dinas Kominfo SP Provinsi Sulsel, Rachmawati Halik dan diterima langsung oleh Kepala Desa Mallari, Andi Wahyuli beserta tim dari Dinas Kominfo dan Persandian Bone, serta Camat Awangpone Andi Kamaluddin.

Dalam kunjungan koordinasi tersebut, Fauziah Erwin menerangkan dalam regulasi bahwa badan publik adalah yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Konsekuensinya, desa pun wajib menerapkan keterbukaan informasi publik.

Baca Juga  Waduh, 50 Persen Desa di Bone Tidak Lampirkan Kuitansi di LPJ, Apa Saja Ya

“Ini bisa dimulai dengan menetapkan Peraturan Desa mengenai Keterbukaan Informasi Publik, sehingga implementasi Peraturan Komisi Informasi nomor 1 tahun 2018 tentang standar informasi publik desa bisa berjalan,” papar Fauziah Erwin.

Sementara itu, Kepala Desa Mallari, Andi Wahyuli menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada KI Provinsi Sulsel bersama tim, serta Dinas Kominfo Bone yang turut mendapingi dalam keterbukaan informasi publik di desanya.

Baca Juga  Ingat Ya! Catatan Khusus Bupati Fahsar Saat Penyaluran BPNT 

“Kami berbangga dengan dipilihnya Desa Mallari sebagai kandidat dalam Lomba Keterbukaan Informasi Publik 2021. Sekarang era keterbukaan informasi. Jadi, jauh sebelumnya kami siap melayani kebutuhan informasi publik bagi masyarakat desa Mallari,” beber A. Wahyuli.

Terkait masuknya nominasi Pemerintah Desa Mallari dalam lomba keterbukaan informasi publik desa di Sulawesi Selatan, pihaknya siap mempresentasikan hasil kegiatan-kegiatan keterbukaan informasi publik jika dimintai.

Menurut Andi Wahyuli, pihaknya berharap tetap dibina dan dibimbing dalam menjalankan tahapan-tahapan yang ditentukan oleh Komisi Informasi Sulsel. (*)

  • Bagikan