148 Polisi Jaga Perbatasan Bone, Kapolres Try: Pelayanan Tegas tapi Humanis – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

148 Polisi Jaga Perbatasan Bone, Kapolres Try: Pelayanan Tegas tapi Humanis

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BONE – Polres Bone siap menerjunkan personel pada empat pos perbatasan wilayah Kabupaten Bone. Langkah ini, sebagai bentuk pengetatan mudik jelang Lebaran.

Hal itu dilakukan setelah pemerintah melarang aktivitas mudik tahun 2021, dikarenakan pandemi Covid-19 belum berakhir. Pelarangan mudik ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Menindak lanjuti aturan tersebut, maka Polres Bone menerjunkan 148 Personel Ops Ketupat yang dibantu oleh Personel Ops Yustisi dan Ops Aman Nusa di empat titik di wilayah hukum Polres Bone.

Baca Juga  Aduh, Masyarakat "Tumpah", Abai Protokol Kesehatan

Empat titik yang akan dijaga personel Polri dan bantu oleh satuan instansi lain, Pos Pertama Penyeberangan Pelabuhan Bajoe, Kedua Pos Kajuara perbatasan Bone-Sinjai, Ketiga Pos Libureng perbatasan Bone-Maros, Keempat Ajangale perbatasan Bone-Wajo.

Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra menuturkan, empat pos tersebut akan ditempati seluruh personel yang telah ditunjuk untuk pengamanan ke masyarakat yang ingin keluar dan kembali ke daerah berjuluk Bumi Arung Palakka.

Baca Juga  Viral Video Ambulans Kecelakaan di Bone, Polisi: Belum Terima Laporan

“Pengamanan ini dilakukan sebagai operasi terpusat untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat, khususnya pada situasi pandemi Covid-19, sehingga bagi masyarakat yang ingin melintas pada pos tersebut harus memperlihatkan hasil rapid antigen atau genose ke petugas perbatasan,” ungkap Try Handako, Jumat (30/4/2021).

Lanjut Try Handako, kegiatan ini tetap mengedepankan pelayanan tegas tapi humanis.

“Sipakatau kata orang Bone, keberhasilan kegiatan ini nantinya tidak lepas atas dukungan dan kerjasama semua pihak, khususnya masyarakat itu sendiri,” kuncinya. (*)

  • Bagikan