Amin Syam Blak-blakan Kondisi Golkar Sulsel di Tangan Taufan Pawe – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Amin Syam Blak-blakan Kondisi Golkar Sulsel di Tangan Taufan Pawe

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh senior Golkar Mayjen TNI (Purn) Amin Syam, di Perumahan Azaleha, Kota Makassar, Rabu (5/5/2021).

Dalam silaturahmi itu, Amin Syam mengimbau Golkar Sulsel di bawah kendali Taufan Pawe menjaga muruah Partai Golkar.

Mantan Ketua Golkar Sulsel ini juga meyakini, Taufan Pawe mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulsel.

“Saya bangga dan senang Partai Golkar Sulsel kini dipimpin sosok seperti beliau (Taufan Pawe). Demi kemajuan Golkar saya akan terus mendukung,” ujarnya.

Mantan Gubernur Sulsel ini menambahkan, dirinya akan terus memberikan arahan dan masukan demi kemajuan Golkar kedepan. Ia juga mengimbau agar kader jangan pernah mengkhianati partai. Menjaga muruah Golkar, kata Amin Syam, merupakan kewajiban setiap kader.

Baca Juga  Taufan Sambut Rombongan Golkar di Bandara Hasanuddin, Berikut Petinggi yang Hadir

”Saya tidak pernah tinggalkan Golkar. Karena saya ini punya banyak utang budi pada Golkar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe mengaku bangga dan terhormat atas sambutan hangat sesepuh Partai Golkar Amin Syam di rumahnya.

Menurutnya, silaturahmi ke tokoh senior Golkar itu merupakan kewajibannya sebagai kader Golkar.

“Kita tidak bisa pungkiri, sosok beliau (Amin Syam, red) merupakan tokoh senior Golkar yang sukses dan menjadi anutan kita semua. Sehingga arahan dan masukan beliau tentu sangat kita butuhkan saat ini,” sebut Taufan Pawe.

Baca Juga  Tersangka Kasus Novel Dihukum 1 Tahun Penjara, Netizen : Gak Masuk Akal

Wali Kota Parepare dua periode ini turut melaporkan perkembangan Golkar Sulsel saat ini. Dirinya juga menjelaskan paradigma baru Golkar Susel. Dimana kader Golkar merupakan subjek partai dalam menjalankan hak dan kewajiban. Apabila kader telah menjalankan kewajibannya membersarkan partai, maka haknya diberikan cuma-cuma.

“Banyak kader-kader kita meninggalkan Golkar karena dia melihat ada ruang hampa dan sangat tidak jelas. Alhamdulilah setelah saya di Golkar tidak sedikit mereka kembali lagi ke Golkar,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan