Cium Peredaran Uang Palsu, Pinca BRI Sinjai: Lebih Aman Transaksi Non Tunai – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Cium Peredaran Uang Palsu, Pinca BRI Sinjai: Lebih Aman Transaksi Non Tunai

  • Bagikan
Foto: Pimpinan cabang Bank BRI Sinjai, Irvan Fahrizal bersama Asisten Manager Cabang Bank BRI Sinjai, Firman. (ANDI IRFAN ARJUNA/BONEPOS.COM)

BONEPOS.COM, SINJAI – Pada bulan suci Ramadan dan menjelang perayaan hari raya Idulfitri 1442 Hijriah Tahun 2021 ini, pihak Bank BRI Sinjai mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Sinjai untuk waspada akan peredaran uang palsu.

Hal tersebut diungkapkan Pimpinan Cabang (Pinca) Bank BRI Sinjai, Irvan Fahrizal yang didampingi Asisten Manager Cabang Bank BRI Sinjai, Firman di ruang kerjanya, Rabu (5/5/2021).

Irvan mengatakan, memang saat ini perputaran uang secara tunai memang masih sangat tinggi, khususnya di bulan suci Ramadan dan menjelang lebaran hari raya Idulfitri, bantuan juga semakin banyak, makanya kami mengimbau untuk lebih waspada akan peredaran uang palsu di tengah masyarakat.

Imbauan dari pihak Bank Indonesia (BI) sendiri untuk menghindari peredaran uang palsu yakni dengan tuntunan 3D (dilihat, diraba, diterawang).

Baca Juga  Personel Sinjai Diganjar Kenaikan Pangkat, Ini Sosoknya

“Tapi kalau kami sendiri lebih mendorong kepada masyarakat untuk penggunaan transaksi non tunai. Insya Allah lebih aman, risikonya lebih rendah, cepat dan mudah,” ungkapnya.

“Tetapi kita juga tidak bisa menghindari bahwa masih banyak masyarakat yang lebih suka pegang uang cash, tetapi kami juga nanti dari pihak bank akan mengedukasi masyarakat apa bila ingin bertransaksi dengan jumlah besar agar menggunakan transaksi non tunai,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Manager Bank BRI Sinjai Firman menjelaskan, uang rupiah palsu adalah suatu benda yang bahan, ukuran, warna, gambar dan atau desainnya yang menyerupai uang rupiah yang asli yang dibuat, dibentuk, dicetak, digandakan, diedarkan, atau digunakan sebagai alat pembayaran secara melawan hukum.

Baca Juga  Vaksinasi Pemkab Sinjai Sasar Pegawai Perbankan

Sedangkan untuk ciri umum uang rupiah kertas atau yang asli, Firman menyebutkan antara lain, terdapat gambar lambang negara “Garuda Pancasila”, frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia”, frasa “Bank Indonesia”, sebutan pecahan dalam angka dan huruf sebagai nilai nominalnya, ada tandatangan pemerintah dan Bank Indonesia, nomor seri pecahan, tulisan teks “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengelurkan Rupiah Sebagai Alat Pembayaran Yang Sah, dan terdapar tulisan tahun emisi dan tahun cetak.

“Selain tanda-tanda tersebut, yang juga untuk mengetahui apakah uangnya asli atau palsu sebagaimana tuntunan yang selama ini dari Bank Indonesia yakni dilihat, diraba, diterawang. Serta juga dapat diketahui dengan menggunakan sinar ultra violet,” ungkapnya. (*)

  • Bagikan