BK DPRD Jeneponto Hati-hati Berikan Sanksi Tegas KD – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

BK DPRD Jeneponto Hati-hati Berikan Sanksi Tegas KD

  • Bagikan
Foto: Suasana pelataran Gedung DPRD Jeneponto. (ISTIMEWA)

BONEPOS.COM, JENEPONTO – Nama, KD salah satu anggota Dewan DPRD Jeneponto ini terus menjadi topik pembahasan di mata masyarakat.

Pasalnya, kasus KD yang menghamili wanita ini terus berlanjut, meskipun KD telah menikahi gadis itu.

Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jeneponto, Awaluddin Sindring menjelaskan, tengah berhati-hati menyelesaikan perkara tersebut.

“Betul, jadi sangat hati-hati karena kenapa kapan kita salah langkah kita akan menjadi lawan sebenarnya. Jadi kita bersama teman-teman cukup berhati-hati,” kata Awaluddin, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga  Waspada Orang Titip Barang, di Jeneponto Isinya Sabu, Targetnya di Gowa

Awaluddin mengatakan, terkait penerapan sanksi terhadap KD, nantinya akan melakukan koordinasi ke tingkat provinsi hingga ke tingkat pusat.

“Begitupun dengan penerapan sanksinya tetap akan banyak berkoordinasi ke tingkat yang lebih tinggi, baik di provinsi kalau bisa kita keluar provinsi (pusat) juga terkait pada saat penentuan sanksi nanti,” jelasnya.

Penerapan sanksi, pihaknya hanya mengandalkan pedoman referensi di tiap DPRD-DPRD yang mereka datangi.

“Jadi kita hanya dari referensi-referensi itu, karena kan tidak terlalu jauh beda nanti pedomannya antara DPRD I dan DPRD lain karena itu juga diambil di tatib (Tata Tertib) P12 bagian dari situ dia saling mengikat,” jelasnya.

Baca Juga  Nyata Gerakan Memutus Rantai Penyebaran Corona di Jeneponto, Begini Aksinya

Misalkan kata dia, penerapan sanksinya itu menggunakan sanksi adat, itu tetap dilakukan dengan mengacu kearifal lokal daerah.

“Adapun tambah-tambahannya yah mungkin kearifan lokal, misalnya kalau kita sanksi adat yah tetap ada, kalau misalnya bisa diselesaikan secara adat, kalau ada di tata cara beracara yah mungkin bisa kita terapkan juga tergantung,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan