Kabar Gembira, Kasus Covid-19 di Sinjai Masuk Zona Kuning – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Kabar Gembira, Kasus Covid-19 di Sinjai Masuk Zona Kuning

  • Bagikan
Foto: Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik didampingi Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sinjai, Budiaman terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Sinjai. (ANDI IRFAN ARJUNA/BONEPOS.COM)

BONEPOS.COM, SINJAI – Kabupaten Sinjai kini berada di zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik didampingi Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sinjai, Budiaman dalam jumpa pers bersama awak media bertempat di Media Center Satgas Percepatan penanganan Covid-19, Rabu (5/5/2021).

“Secana nasional, Kabupaten Sinjai sudah zona kuning, data ini pertanggal 4 Mei 2021 dan ini ditampilkan dalam web nasional Satgas Covid-19,” kata dr. Emmy dalam jumpa persnya.

Lebih lanjut disampaikan, per tanggal 5 Mei 2021, kasus konfirmasi positif Covid-19 Sinjai secara akumulasi jumlahnya 2.789 kasus. Dari jumlah tersebut yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 2.737 kasus, yang masih terkonfirmasi positif Covid-19 tersisa 32 kasus dan meninggal dunia 20 kasus.

Baca Juga  Sosialisasi Pencegahan Covid-19, Ayo Libatkan Masyarakat!

“Meski saat ini jumlah kasus covid-19 di kabupaten Sinjai sudah dinyatakan masuk zona kuning, namun diharap masyarakat tetap tidak boleh abai terkait penerapan protokol kesehatan,” harapnya.

Sementara, untuk data pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Sinjai dari tanggal 20 April hingga 4 Mei 2021, Sinjai sudah masik zona hijau.

“Data-data ini diambil berdasarkan tingkat RT/RW, yang mana selama 14 hari terakhir tidak ada kasus baru,” jelasnya.

Baca Juga  Strategi Bupati Jamin Keamanan Peredaran Obat dan Makanan di Sinjai

Sementara itu, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sinjai, Budiaman menyampaikan, adanya penurunan kasus di Sinjai hingga menjadi zona kuning sangat menggembirakan.

“Tapi jangan kendor dan terlena, jangan sampai abai terkait protokol kesehatan karena bisa meningkat lagi statusnya. Harus semangat menjaga protokol kesehatan agar kasus terus turun dan kita harap bisa menjadi zona hijau,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan