Tiga Hari, Bira Bulukumba Kumpulkan Rp155 Juta – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Tiga Hari, Bira Bulukumba Kumpulkan Rp155 Juta

  • Bagikan
Foto: Suasana keramaian wisatawan yang berada di Jembatan Kaca, Bira, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Siapa tak kenal Bira, destinasi wisata andalan di provinsi Sulawesi Selatan selalu menjadi incaran bagi wisatawan, baik lokal hingga mancanegara.

Tempat wisata ini selalu ramai pengunjung khususnya saat momen liburan. Apalagi kini, kawasan Bira tidak hanya menyediakan pantai pasir putih namun juga terdapat spot kunjungan seperti titik nol, jembatan kaca, dan teras Bira.

Lokasi ini menyuguhkan pemandangan laut lepas yang sangat indah nan eksotis. Juga selalu sukses memanjakan mata wisatawan yang datang berkunjung.

Pada libur Lebaran kali ini, sejak Jumat (14/5/2021) sampai Minggu (16/5/2021) menjadi puncaknya. Di kawasan Bira, tampak pengunjung sangat membludak. Para pengunjung bergantian menikmati indahnya pemandangan laut lepas. Juga tak lupa mengabadikan momen di banyak spot foto yang tersaji di sana.

Baca Juga  Personel Gabungan 'Kepung' Bulukumba Amankan Malam Tahun Baru

Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, Ali Saleng menjelaskan, total jumlah pengunjung saat libur Lebaran mencapai enam ribu jiwa. Itu terhitung selama kurun waktu tiga hari.

“Jumlah anggaran yang masuk dari pajak retribusi Wisata Bira sebesar Rp155.775.000,” beber Ali Saleng saat dikonfirmasi Boneposcom via WhatsApp.

Menyadari akan terjadinya keramaian di lokasi wisata Bira, Ali Saleng tetap melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Dengan terus menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid melalui edukasi.

Selain itu, di pos juga, Dispar menyediakan tempat cuci tangan dan handsanitizer. Lalu di penginapan dan hotel yang ada di kawasan Bira turut diimbau untuk tetap menyediakan tempat cuci tangan bagi para tamunya.

Baca Juga  Aksi Join Bulukumba Salurkan 100 Paket Cinta untuk Anak-anak Penghapal Alquran

“Tapi memang tingkat kesadaran masyarakat yang kurang. Mereka memang bawa masker tapi tak dipakai. Kadang hanya dikantongi,” ucapnya.

Berbeda dengan tahun lalu dimana kawasan Bira mengalami penutupan selama beberapa bulan karena wabah Covid-19 yang waktu itu sedang menggemparkan Indonesia. Hingga melumpuhkan sektor perekonomian di Bira.

Dibukanya kawasan pantai Bira di tahun ini, menjadi cara Dispar untuk membantu memulihkan ekonomi masyarakat yang bermukim di sekitar dan di dalam kawasan, yang mengais rezeki di kawasan wisata Bira, Selasa (18/5/2021). (*)

  • Bagikan