Kisah Warga Satu Kampung di Takalar Kaya Raya Mendadak, Beli Mobil Mewah dan Motor – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Kisah Warga Satu Kampung di Takalar Kaya Raya Mendadak, Beli Mobil Mewah dan Motor

  • Bagikan
Foto: Jumaris, salah satu warga yang menerima uang ganti rugi pembebasan lahan bendungan Pammukkulu, Takalar. (SYAHRUL/BONEPOS.COM)

BONEPOS.COM, TAKALAR – Warga di salah satu perkampungan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan mendadak kaya raya usai menerima ganti rugi lahan pembebasan lahan proyek bendungan.

Pasca menerima bayaran ganti rugi lahan, warga setempat beramai-ramai membeli mobil mewah hingga sepeda motor.

Lokasi pembebasan itu terletak di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Herlina (38), salah satu warga yang juga menerima imbalan ganti rugi ini, pihaknya menerima uang senilai Rp1 miliar.

Baca Juga  Ikut Vaksin Gratis di Polres Takalar, Pulang Bawa Handphone

“Lebih Rp1 miliar, kalau saya sendiri, sudah beli motor dua unit, mobil satu,” kata Herlina, Kamis (20/5/2021).

Pembebasan lahan ini menjadi sorotan lantaran warga setempat beramai-ramai membeli kendaraan, selain itu juga telah membeli lahan di tempat lain.

Lahan tersebut diketahui akan menjadi tempat penggagasan proyek bendungan Pammukkulu, Kabupaten Takalar.

“Sudah juga saya beli tempat di daerah Butta Didia, pindah dusun,” terang Herlina.

Sementara luas lahan milik Herlina sendiri nyaris sampai 1 hektare.

“Hampir satu hektare. Kalau diperhitungkan Rp30 ribu permeter, selain rumah juga ada sawah,” bebernya.

Baca Juga  Ketua DPRD Divaksin Covid-19, Begini Reaksinya

Selain itu, sejumlah sepeda motor yang baru dikeluarkan tampak tengah terparkir di setiap sudut halaman rumah warga.

Warga mengaku, selain membeli kendaraan, mereka juga membeli lahan hunian baru. Pasalnya, perkampungan mereka kelak akan tenggelam sebagai lokasi penampungan air bendungan.

“Ada sekitar kurang lebih Rp800 juta yah. Itu dipergunakan ada untuk investasi, beli kendaraan dan lahan. Alhamdulillah satu mobil satu motor,” ungkap Jumaris. (*)

Temukan Kami:
  • Bagikan