Covid Hunter, Program Pemburu Pasien Suspect Covid-19 Ala Danny Pomanto – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Covid Hunter, Program Pemburu Pasien Suspect Covid-19 Ala Danny Pomanto

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Untuk menahan laju pertambahan kasus Covid-19, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto resmi melaunching tim Covid Hunter, di Tribun Karebosi, Jumat (4/6/2021).

Pembentukan tim Covid Hunter ini melengkapi dua satgas yang sudah berjalan yakni satgas Raika dan Tim detektor.

Raika untuk memastikan orang taat protokol kesehatan. Sementara Covid Hunter memiliki tugas khusus untuk melakukan testing, tracing dan treatment terhadap pasien baru Covid-19 di Kota Makassar.

Wali Kota yang beken disapa Danny Pomanto menjelaskan tim Covid Hunter yang berjumlah 1.071 petugas akan dibagi per tim setiap kelurahan.

Baca Juga  Direktur RS Bantaeng Positif Covid-19, Ini Wejangannya

Satu tim terdiri 7 orang diantaranya dua tenaga kesehatan, dua polisi, satu TNI, dan dua Satpol PP.

“Ini hadir untuk memastikan semua orang sehat dan mendapatkan perawatan tanpa menunggu orang sakit. Jadi tugasnya mentracing orang yang sudah suspect. Dan yang sudah suspect akan dikarantina. Serta tim covid hunter akan mentesting lokasi yang telah didatangi pasien suspect seperti di kantornya, di tempat nongkrongnya,” ucap Danny.

Tim Covid Hunter menggunakan mobil yang sudah dirancang khusus mendukung operasional tim di lapangan. Berdasarkan pantauan, kendaraan tersebut menyerupai ambulance.

Baca Juga  Pasca Pilkada, Segini Jumlah Kasus Covid-19 di Bulukumba

Bagian dalam, dilengkapi berbagai perlengkapan medis dan fasilitas yang memadai. Seperti tandu pemuatan, lemari medis, persediaan tabung oksigen, kursi dokter dan pemadam api bersama dengan pencahayaan internal.

“Mobil ini juga dilengkapi dengan antigen dan obat-obatan multivitamin,” sebutnya.

Ada 17 unit mobil yang tersedia. 15 unit untuk setiap kecamatan dan 2 mobil bertugas sebagai mobil pemantau.

Danny mengatakan mobil tersebut sengaja dimodifikasi khusus untuk menangani pasien Covid-19. (*)

Temukan Kami:
  • Bagikan