UMKM Menggeliat, Indonesia Kuat – Laman 2 – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

UMKM Menggeliat, Indonesia Kuat

  • Bagikan

Apabila dilihat dari jumlah debitur KUR, Kabupaten Bone juga merupakan yang terbesar kedua setelah Kota Makassar, yaitu sebanyak 12.188 debitur atau 8,88 persen dari total debitur di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 137.201 debitur sampai dengan bulan Mei 2021. Dimana mayoritas pekerjaan debitur KUR di Kabupaten Bone merupakan wiraswasta, yaitu sebanyak 9.545 orang atau 79,63 persen, disusul badan usaha sebanyak 2.045 atau 14,63 persen, nelayan sebanyak 339 orang atau 2,89 persen dan sisanya berbagai profesi lainnya.

Bila dilihat dari jenis skema kredit, Kredit Mikro (plafon kredit sampai dengan 100 juta) merupakan yang terbesar realisasi di Kabupaten Bone, yaitu sebesar Rp367,18 miliar atau 75,80 persen dari total realisasi sebesar Rp484,43 miliar. Disusul, Kredit Kecil (plafon kredit sampai dnegan 500 juta) sebesar Rp104,94 miliar atau 21,66 persen, dan Kredit Super Mikro (Supermi, plafon kredit sampai dua puluh juta) sebesar Rp12,31 miliar atau 2,54 persen.

Apabila dilihat dari penyalur KUR di Kabupaten Bone, Bank BRI merupakan yang terbesar realisasi sampai dengan bulan Mei 2021 yaitu sebesar Rp412,33 miliar atau 85,12 persen dari total sebesar Rp484,43 miliar, disusul Bank Mandiri sebesar Rp38,15 miliar atau 7,88 persen. Bank BNI sebesar Rp28,40 miliar atau 5,86 persen, BRI Syariah sebesar Rp2,95 miliar atau 0,61 persen, Bank Syariah Mandiri sebesar Rp1,34 miliar atau 0,28 persen dan BPD Sulselbar sebesar Rp1,24 miliar atau 0,26 persen. Dukungan perbankan dalam mengembangtumbuhkan UMKM tentu sangat diperlukan, agar UMKM dapat mengakses KUR dengan bunga yang murah, yaitu sebesar 6 persen per tahun karena mendapat subsidi bunga dari Pemerintah.

Baca Juga  Begini Cara UPT Halal Centre UMI Edukasi UMKM Lintas Kabupaten

Selain itu, Pemerintah melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor 8 tentang Perubahan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perlakuan Khusus Bagi Penerima Kredit Usaha Rakyat Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019, dan Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 255/KMK.05/2020 tentang Tambahan Subsidi Bunga/Subsidi Marjin Kredit Usaha Rakyat Bagi Penerima KUR Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019 memberikan relaksasi bagi debitur dan calon debitur KUR yang terdampak adanya pandemi Covid-19, dan telah banyak dinikmati oleh debitur KUR tahun lalu agar bisa tetap bertahan dalam usahanya.

Temukan Kami:
  • Bagikan