Dampingi Kasus Perempuan di Bulukumba, Aktivis Cantik ini Gandeng LBH Apik Makassar – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

Dampingi Kasus Perempuan di Bulukumba, Aktivis Cantik ini Gandeng LBH Apik Makassar

  • Bagikan
Ketua Kohati Kabupaten Bulukumba, Desi Kurniawati (BONEPOS.COM - IST)

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Ketua Kohati Kabupaten Bulukumba, Desi Kurniawati, ikut mengecam tindakan kepala desa yang melakukan tindakan kriminal kepada seorang perempuan.

Kejadian itu bermula saat Asma (52), berada di acara pernikahan sanak keluarganya yang berada tak jauh dari rumahnya. Kejadian itu berada di Desa Possi Tanah, Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba.

Saat itu Asma dihampiri oleh Kepala Desa Possi Tanah, Baharuddin yang membawa balok kayu. Lalu memukul tiang rumah dan mengancam hendak membunuh Asma.

Saat berita ini mencuat, Desi Kurniawati turut prihatin. Menurutnya kejadian seperti ini tidak bisa dibialrkan apalagi jika melibatkan seorang perempuan paru bayah. Dampaknya, akan mengarah pada psikologis korban.

Sehingga Desi sapaannya, menemui Asma, Selasa (10/6/2021) lalu, di kediamannya sehari setelah Asma melaporkan kejadian itu di pihak berwajib.

Baca Juga  Berkendara Aman dan Tetap Stylish untuk Perempuan Ala Honda 

“Efek kejadian ini akan dirasa hingga bertahun-tahun. Apalagi saat saya menemuinya bu Asma terlihat lebih menutup diri,” ucapnya saat ditemui.

Desi juga bilang, kekerasan verbal terhadap perempuan yang dilakukan oknum pemerintah desa ini harus dihentikan. Sebab akan berdampak pada ketentraman masyarakat setempat.

“Saya selaku Ketua Kohati Bulukumba mengecam keras tindakan oknum Kepala Desa Possi Tanah Kabupaten Bulukumba yang diduga mengancam seorang perempuan paruh baya, karena ini merupakan kekerasan verbal terhadap kaum perempuan”. Tegasnya

Dia pun menjelaskan, efek dari kekerasan verbal membutuhkan waktu pemulihan yang seringkali lebih lama dibandingkan kekerasaan fisik. Dibutuhkan terapi dan pendampingan bagi korban kekerasan verbal.

Baca Juga  Antisipasi Kecelakaan di Jalan, Polres Bulukumba Lakukan Hal Ini

“Tindakan tersebut sangatlah fatal karena memberikan efek buruk terhadap psikologis korban bahkan kekerasan terhadap perempuan tersebut dapat menyebabkan serangkaian masalah pada kesehatan korban serta mengurangi kemampuan korban untuk berperan serta dalam kehidupan publik, maka dari itu kami mendesak penegak hukum untuk segera menindak lanjuti kasus ini”. Kata Alumni Akper Pemda Bulukumba itu.

Perempuan asal Bontobahari itu, juga akan mengupayakan mendapat pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak kabupaten Bulukumba.

Juga akan menggandeng Lembaga Bantuan Hukum Asosisi Perempuan Indonesia Untuk Keadilan (LBH APIK) Makassar untuk turut serta mengawal kasus ini (*)

Temukan Kami:
  • Bagikan