Peran Vital BLT Desa, Sebagai Jaring Pengaman Sosial – Laman 2 – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

Peran Vital BLT Desa, Sebagai Jaring Pengaman Sosial

  • Bagikan

Perkembangan Penyaluran BLT di Bosowa

Sebagai JPS, BLT Desa tentunya sangat diharapkan oleh masyarakat (KPM). Harapannya BLT Desa bisa tersalurkan secara teratur setiap bulannya. Sampai dengan akhir Juni 2021, secara agregat BLT Desa telah tersalurkan oleh KPPN Watampone sebesar Rp64,50 miliar untuk 344.866 KPM tersebar di 517 desa dari total 519 desa yang meliputi Bone, Soppeng dan Wajo (Bosowa).

Kabupaten Bone, secara agregat telah tersalurkan BLT Desa sebesar Rp36,75 miliar untuk 23.761 KPM. BLT Desa bulan Januari s.d. Maret 2021 seluruh desa sebanyak 328 telah tersalurkan. Sementara untuk bulan April sebanyak 312 desa, Mei sebanyak 272 desa dan Juni sebanyak 123 desa. Artinya masih banyak Desa di Kab. Bone yang belum menyalurkan BLT Desa untuk bulan April s.d. Juni 2021.

Kabupaten Soppeng merupakan yang tercepat dalam menyalurkan BLT Desa, secara agregat telah tersalurkan BLT Desa sebesar Rp6,32 miliar untuk 3.512 KPM. Seluruh desa di Soppeng sebanyak 49 telah tersalurkan BLT Desa untuk bulan Januari s.d. Juni 2021.

Baca Juga  Kemunculan Kritikus Medsos di Era Informasi Berlebihan

Kabupaten Wajo, Secara agregat telah tersalurkan BLT Desa sebanyak Rp21,43 miliar untuk 17.593 KPM. BLT bulan Januari 2021 sebanyak 140 desa dari total sebanyak 142 desa, Februari sebanyak 137 desa, Maret sebanyak 118 desa, April sebanyak 106 desa, Mei sebanyak 70 desa. Sampai saat ini masih terdapat 2 desa yang belum tersalurkan BLT Desa.

Secara umum, penyebab keterlambatan desa dalam menyalurkan BLT Desa disebabkan keterlambatan dalam penyusunan APBDes dan penentuan jumlah KPM melalui musyawarah desa. Dengan demikian terus perlu mendorong kepada Pemerintah Desa mempercepat prosesnya agar pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Desa dapat segera dilaksananakan.
Pentingnya Pengawasan Masyarakat

Mengingat BLT Desa ini sangat diharapkan bagi KPM sebagai stimulus ekonomi keluarga, diharapkan penyalurannya dapat lebih cepat setiap bulannya. Oleh karena itu masyarakat bisa ikut mengawasi pelaksanaanya agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk keperluan itu, KPPN Watampone telah menyediakan aplikasi yang bisa diakses masyarakat untuk mengetahui perkembangan penyaluran Dana Desa secara detil setiap Desa di Bone, Soppeng dan Wajo (Bosowa).

Baca Juga  Bimtek Pengelolaan Aset Desa, Bupati ASA Wanti-wanti

Melalui aplikasi yang diberi nama Makanja (Monitoring Anggaran Kegiatan dan Belanja Dana Desa) yang bisa diakses masyarakat melalui komputer maupun android dengan mengakses alamat: http://bit.ly/mondebosowa. Selain itu, masyarakat juga disediakan media untuk tanya tentang Dana Desa pada laman tersebut yang terhubung dengan aplikasi WhatsApp KPPN Watampone.

Harapannya, dengan adanya transparansi dalam penyaluran Dana Desa oleh KPPN Watampone tersebut, tidak terjadi miskomunikasi ataupun praduga yang tidak baik kepada Pemerintah Desa atas penyaluran BLT Desa maupun DD lainnya. Karena masyarakat bisa mengetahui kapan DD disalurkan oleh KPPN Watampone ke Rekening Kas Desa (RKD).

Akhirnya, melalui BLT Desa yang telah tersalurkan kepada KPM dari bulan Januari sampai dengan saat ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan memperkuat jaring pengaman sosial di Desa dari dampak adanya pandemi Covid-19.

Disclaimer “Tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidak merepresentasikan sikap atau pendapat tempat penulis bekerja”. (*)

Temukan Kami:
  • Bagikan