Banjir di Jeneponto Porak-porandakan Ratusan Rumah Warga, Ternyata Ini Penyebabnya – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

Banjir di Jeneponto Porak-porandakan Ratusan Rumah Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

  • Bagikan
Foto: Banjir di Jeneponto merusak ratusan rumah milik warga. (SYAHRUL/BONEPOS.COM)

BONEPOS.COM, JENEPONTO – Selama dua hari berturut-turut hujan deras mengguyur Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengakibatkan terjadinya banjir, Kamis (8/7/2021).

Setidaknya, banjir yang melanda sebagian wilayah di Jeneponto ini membuat ratusan rumah warga hancur porak-poranda.

Banjir yang melanda Butta Turatea ini disebut lantaran tanggul penahan debit air sungai jebol.

Hal ini dituturkan langsung oleh Wakapolres Jeneponto, AKBP Herry perihal peristiwa yang menimpa warga tersebut.

“Jadi ada beberapa rumah yang terbawa arus. Ini diakibatkan adanya sebuah tanggul yang jebol. Sehingga mengakibatkan air masuk ke pemukiman warga yang membuat rumah terbawa arus dan rusak parah,” kata Herry di Jeneponto.

Peristiwa ini terjadi sekira pada pukul 03.00 dini hari tadi, di kampung Tanakeke, Desa, Tarowang, Kecamatan Tarowang.

Baca Juga  562 KK di Luwu Utara Jadi Korban Banjir 

Lebih jauh kata Ajun Komisaris Besar Polisi itu mengatakan, setidaknya ada puluhan rumah yang mengalami rusak parah dan ratusan lainnya rusak ringan.

“Kalau yang rusak parah itu ada sekitar kurang lebih 20 unit rumah, Untuk yang terdampak sendiri itu sekitar ratusan rumah lebih,” jelasnya.

Bahkan, sambung Herry ada sebuah kios yang menutup badan jalan. Sehingga mengakibatkan macet. Namun, pasca kejadian tersebut, aparat TNI-Polri bersama warga langsung melakukan proses evakuasi.

“TNI-Polri bersama warga langsung melakukan proses evakusi sebuah kios yang menutup badan jalan akibat terbawa arus banjir,” tambahnya.

Sementara untuk korban jiwa dalam peristiwa banjir ini tak ada yang dilaporkan. Banjir yang melanda wilayah di Jeneponto diketahui juga kerap terjadi saat curah hujan tinggi.

Baca Juga  Cerita Penghuni Kamar Indekos Belakang Kompleks Kantor PLN Basah-basahan

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Untuk dilokasi sendiri, banjir memang kerap terjadi, itu pun hanya setinggi lutut saja hingga tak mengakibatkan kerusakan yang berat. Namun, kejadian terparah baru kali ini terjadi,” tandasnya.

Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum dan pribadi milik warga yang ada juga turut hancur dan rusak.

“Untuk sarana dan prasarana sendiri banyak yang rusak. Seperti jalanan hingga kapal nelayan banyak yang hilang terbawa arus aliran sungai,” pungkasnya. (*)

Penulis: A. Syahrul Khair
Editor: Muspitta

Temukan Kami:
  • Bagikan