Dikritik WHO, Jokowi Resmi Batalkan Vaksinasi Berbayar – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

Dikritik WHO, Jokowi Resmi Batalkan Vaksinasi Berbayar

  • Bagikan
Presiden Joko Widodo (BONEPOS.COM - HAND OVER)

BONEPOS.COM, JAKARTAPresiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan vaksin COVID-19 berbayar bagi individu yang sebelumnya direncanakan akan disalurkan melalui Kimia Farma.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/7/2021).

“Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut,” kata Pramono.

Baca Juga  Bagikan 2.576 Sertifikat Tanah, Jokowi: Kalau Agungan ke bank, Pakai untuk Modal Usaha

Dengan demikian, seluruh vaksinasi akan tetap menggunakan mekanisme seperti yang telah berjalan saat ini yakni digratiskan kepada masyarakat.

“Semua vaksin tetap dengan mekanisme yang digratiskan seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden sebelumnya,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait dengan Vaksinasi Gotong Royong, mekanismenya tetap dilakukan melalui perusahaan di mana perusahaan yang akan menanggung seluruh biaya vaksinasi bagi karyawannya.

Baca Juga  Planet Cinema Bone Dibuka, Masyarakat Rasakan Banjir

“Sehingga dengan demikian mekanisme untuk seluruh vaksin, baik itu yang gotong royong maupun yang sekarang mekanisme sudah berjalan digratiskan oleh pemerintah,” ungkap Pramono.

Vaksin Berbayar Dikritik WHO

Temukan Kami:
  • Bagikan