Program Olahraga di Sulsel 2022: KONI Disuntik Rp5 Miliar, Stadion Mattoanging Rp70 Miliar – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Program Olahraga di Sulsel 2022: KONI Disuntik Rp5 Miliar, Stadion Mattoanging Rp70 Miliar

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR — Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya di Bidang Keolahragaan fokus melaksanakan tiga program prioritas di tahun anggaran 2022.

Pengelola PPID Dispora Sulsel, Muh. Jabal Nur menjelaskan, program prioritas yang saat ini menjadi fokus utama khusunya di bidang olahraga adalah pembangunan sarana olahraga dan juga pembinaan organisasi keolahragaan.

“Bidang Keolaragaan fokus pada sarana dan prasarana olahraga, yang kedua pembinaan atlet dan pelatih cabang olahraga, yang ketiga itu pembinaan induk organisasi keolaragaan,” ungkapnya di kantor Dispora Sulsel, GOR Sudiang Makassar, Senin (8/2/2022).

Lebih rinci, Ia memaparkan dana yang dialokasikan untuk melaksanakan program prioritas khususnya di bidang olahraga seperti bonus yang diberikan kepada atlet dan pelatih PON XX Papua sebanyak Rp14,5 miliar.

Selanjutnya pembangunan sarana olahraga Stadion Mattoanging sebesar Rp70 miliar, dan untuk mendukung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Pemprov melalui Dispora Sulsel memberi dana hibah sebesar Rp5 miliar untuk membantu induk cabang olahraga tingkat provinsi.

Selain itu, pembangunan sarana olahraga bukan hanya berfokus pada Stadion Mattoanging, Ia menjelaskan walaupun bukan program prioritas, Dispora Provinsi Sulsel akan memaksimalkan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) yang berada di daerah Sudiang dengan melakukan renovasi secara bertahap.

Baca Juga  PON 2028: Plt Gubernur Lobi Presiden Jokowi dan KONI

“GOR di Sudiang bukan program prioritas tetapi kita berusaha memaksimumkan, jadi untuk itu kita renovasi kecil-kecilan, pengecetan terus perbaikan WC, sama kita lihat nanti keamanan pengunjung, tetap kita benahi juga supaya bisa optimal uang negara,” tambahnya.

Lanjut, Ia juga mengungkapkan beberapa kegiatan Dispora Provinsi Sulsel yang rutin dijalankan seperti event keolaragahan yang berlanjut setiap 2 tahun yaitu Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada 7 Juni 2022 di Makassar. Juga ada event olahraga setiap 4 tahun, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Bulukumba dan Sinjai, September mendatang.

“Kalau Popda memang rutinitas dan itu memang berlanjut setiap 2 tahun, terus ada juga Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) jadi dari seluruh kabupaten akan berlaga di situ,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Ia mengatakan hasil yang ingin dicapai pada program yang dijalankan bukan hanya berfokus pada pencapaian medali oleh para atlet, tetapi ingin menjadikan olahraga sebagai bagian dari masyarakat Sulawesi Selatan.

“Kalau output secara program jelas kita pencapaian medali tapi kalau secara umum tentu kita ingin bagaimana olahraga itu menjadi bagian dari masyarakat Sulsel, artinya masyarakat lebih sehat, lebih kuat fisiknya apalagi dalam masa pandemi sekarang ini,” paparnya.

Baca Juga  Medali Pertama Sulsel di PON XX Papua Disumbangkan Sepak Takraw Putri

Sementara itu, Koordinator Pelaksana Kegiatan Olahraga Pendidikan dan Rekreasi, Juniarti memaparkan, prestasi yang diraih selama ini dari Dispora Provinsi Sulsel bukan hanya di olahraga prestasi seperti meningkatkan peringkat Sulsel di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua kemarin tetapi juga ingin fokus meningkatkan prestasi di bidang olahraga pendidikan dan rekreasi.

“Kalau untuk Olahraga Rekreasi, Alhamdulillah kemarin di tahun 2020 walaupun dalam masa pandemi kita mengikuti lomba kreasi senam daerah tingkat nasional, yang dilaksanakan Kemenpora secara virtual, kita dapat medali emas yang selama ini kita cuma selalu di urutan kedua, atau ketiga,” paparnya.

Senada dengan itu Kepala Bidang Keolahragaan Dispora Sulsel, Muh. Faizal, berharap, semua individu maupun kelompok bisa memajukan bidang olahraga di semua lini kehidupan.

“Harapannya kita semuanya punya komitmen untuk memajukan bidang olahraga dari semua lini kehidupan mulai dari umur usia dini, pemula, junior, semuanya. Karena olahraga ini perlu untuk masyarakat kita apalagi dalam menghadapi tantangan pandemi ke depan ini dan kita punya energi tidak keluar sia-sia,” pungkasnya. (*)

Temukan Kami:
  • Bagikan