Omicron Meroket, Polisi dan TNI Berjaga di Jalur Tradisional – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Omicron Meroket, Polisi dan TNI Berjaga di Jalur Tradisional

  • Bagikan
Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Paulus Waterpauw (BONEPOS.COM - IST).

BONEPOS.COM, JAKARTA – Polisi dan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI di Provinsi Papua akan dikerahkan untuk mengamankan jalur-jalur tradisional yang digunakan masyarakat untuk melintas dari Indonesia ke wilayah Papua New Guinea (PNG) maupun sebaliknya, menyusul meningkatnya angka penyebaran kasus Covid-19.

Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Paulus Waterpauw mengatakan, Polisi dan Satgas Pamtas akan mengamankan jalur tradisional yang akan ditutup untuk meminimalisir penyebaran kasus Covid-19.

Paulus menyampaikan hal ini saat berkunjung ke Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (4/2/2022).

Baca Juga  Belum Punya NIK dan Mau Divaksin, Segera Lapor ke Dinas Dukcapil!

Paulus menyampaikan kunjungannya ke Papua selain untuk belanja masalah terkait pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain, dan Skouw, juga untuk meneruskan imbauan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Kepala BNPP Muhammad Tito Karnavian, agar menutup jalur tradisional karena meroketnya angka penyebaran Covid-19.

Baca Juga  DP Paparkan 61 Inovasi Kota Makassar di Jakarta

Apalagi saat ini Covid-19 memiliki varian Omicron yang terbukti jauh lebih menular ketimbang varian lainnya. Upaya untuk menutup jalur-jalur tradisional ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat perbatasan. Selain itu, hal ini juga meminimalisir angka penyebaran Covid-19 vairan Omicron di wilayah perbatasan negara.

Temukan Kami:
  • Bagikan