Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh Nahdlatul Ulama Bone Dilantik, Berikut Nama Pengurusnya – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh Nahdlatul Ulama Bone Dilantik, Berikut Nama Pengurusnya

  • Bagikan
Foto: Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menghadiri pelantikan dan rapat kerja Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama (NU) Bone masa khidmat 2022-2027 di Lateya Riduni, Kompleks Rujab Bupati Bone, Jl Petta Ponggawae, Selasa (2/8/2022). (Bone.go.id)

BONE — Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menghadiri pelantikan dan rapat kerja Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama (NU) Bone masa khidmat 2022-2027 di Lateya Riduni, Kompleks Rujab Bupati Bone, Jl Petta Ponggawae, Selasa (2/8/2022).

Ketua Pimpinan Wilayah Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama Sulsel KH Syam Amir Yunus SQ melantik langsung pengurus PC JQH NU Bone.

PC JQH NU Bone diketuai Dr Abu Khair, Sekretaris Saturdi Hamid, Wakil Sekretaris Ahmad Jafar, dan Bendahara Haji Bahtiar yang menaungi para qari qariah dan hafidz hafidzah Al Quran di Kabupaten Bone.

Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengaku sangat berbahagia di mana organisasi yang mewadahi para qari qariah dan hafidz hafidzah Al Quran akhirnya terbentuk di Kabupaten Bone.

“Saya super bahagia, suatu keberkahan lagi di Kabupaten Bone, organisasi yang sangat lama kita rindukan akhirnya terbentuk di Bone, yang penting eksistensi JQH, dan itu sudah terbukti dengan karya nyatanya dalam menyambut tahun baru Islam, kita berharap nantinya juga simaan Al Quran serentak dilakukan menyambut Hari Jadi Bone tahun depan, Hari Jadi Bone ke- 372,” kata Bupati Fahsar.

Baca Juga  Dari Bone, Begini Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI

Bupati Fahsar berjanji akan membantu organisasi JQH ini terbentuk hingga ke tingkat kecamatan.

Kata Bupati Fahsar, hal itu tidak terlalu sulit lantaran hampir semua kecamatan di Bone sudah terbentuk Pesantren dan rumah tahfidz.

“Kita berharap sampai ke tingkat kecamatan, pemerintah daerah akan fasilitasi, kita minta semua camat bentuk di tingkat kecamatan bersama dengan kepala KUA,” kata Bupati Fahsar.

Bupati Fahsar mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Bone setiap tahunnya menganggarkan untuk program tahfidz Al Quran kerja sama dengan Pondok Pesantren. Di mana targetnya setiap desa maupun masjid di Bone memiliki penghafal Al Quran.

“Kita sudah masuk tahun keempat, kita sudah laksanakan biaya dari Pemkab Bone untuk penghafal Al Quran, kita harus memperbanyak jumlah penghafal Al Quran di Bone. Kita harus perbaiki pendataan,” kata Bupati Fahsar.

“Karena saya meyakini keberkahan akan semakin banyak turun di Bone, jika semakin banyak kita baca dan lantungkan Al Quran,” tambahnya.

Ketua JQH Sulsel KH Syam Amir Yunus menuturkan JQH sebagai organisasi yang mewadahi para penghafal Al Quran, pembaca Al Quran, seni Al Quran, pecinta Al Quran, pengkaji Al Quran.

Baca Juga  Kinerja Positif Sampai Mei 2021, Berikut Rincian Gelontoran TKDD KPPN

“Tujuannya itu untuk senantiasa membumikan dan menjata Al Quran sehingga berkah Al Quran akan senantiasa diturunkan, kita berharap kedepan JQH NU Bone menentukan program kedepan, peningkatan kualitas hafiz hafizah, simaan Al Quran, dan yang lainnya,” kata KH Syam Amir yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Quran( PPTQ) Al Imam Ashim Makassar ini.

Apalagi kata dia, Kabupaten Bone yang sangat luas dan memiliki potensi yang sangat besar dapat dimaksimalkan dengan baik di mana perkembangan lahirnya pondok pesantren, pondok ahfidz, rumah tahfidz, maupun di sekolah sekolah.

“Saya tadi tanya bapak Bupati berapa jumlah kecamatan di Bone, angkanya luar biasa ada 27 kecamatan dan 328 desa, tidak terbayangkan bagaimana jika hal ini serentak dilaksanakan simaan Al Quran serentak pada momen tertentu,” kata KH Syam Amir.

KH Syam Amir menyebutkan JQH pernah mengadakan MTQ antar Ponpes seluruh Indonesia. Kemudian kegiatan ini diambil alih LPTQ saat ini sebagai pelaksana lomba MTQ. (ril)

Temukan Kami:
  • Bagikan