Tanggapan Pakar soal Isu Jokowi Maju Jadi Wakil Presiden di Pilpres 2024 – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Tanggapan Pakar soal Isu Jokowi Maju Jadi Wakil Presiden di Pilpres 2024

  • Bagikan
Presiden Jokowi (Foto: BPMI Setpres).

BONEPOS.COM, JAKARTA – Joko Widodo (Jokowi) dinilai kehilangan marwah jika maju jadi Wakil Presiden pada pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Demikian diungkapkan Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari. Menurutnya tidak lazim seseorang yang sudah menjabat sebagai presiden lantas menjadi wakil presiden pada periode berikutnya.

Feri menyebutkan, mantan presiden tersebut bakal kehilangan nama baik jika lantas menjadi wapres. Pernyataan ini menanggapi wacana Presiden Joko Widodo mencalonkan diri sebagai wapres pada Pilpres 2024.

Baca Juga  Presiden Jokowi Kirim Bantuan Untuk korban Gempa di Pasilambena dan Pasimarannu Selayar

“Jadi kan aneh kalau kemudian seorang presiden mencalonkan diri menjadi wakil presiden, merusak marwahnya,” kata Feri dikutip Bonepos.com, dari laman Kompas.com, Kamis (15/9/2022).

Lebih jauh, Feri menjelaskan bahwa tradisi ketatanegaraan akan rusak jika orang yang sudah menjabat sebagai presiden dua periode lantas menjadi wapres.

Sebab, kata Feri, menjadi presiden berarti telah mencapai puncak karier tertinggi dalam bernegara, yaitu sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Sementara itu, kedudukan wakil presiden merupakan orang nomor dua.

Baca Juga  Ditanya Gugatan UU Pemilu Soal Cawapres, Prabowo Pilih Umbar Kedekatan dengan Jokowi

“Perlu diingat, dalam tradisi sistem presidensial bahwa presiden yang tidak lagi menjabat setelah dua periode, dia selalu dipanggil sebagai presiden. Tidak ada mantan presiden,” ungkap Feri.

“Jadi tidak elok, kemudian dirusak tradisi ini jika kemudian seorang presiden mencalonkan diri menjadi calon wakil presiden,” Sambungnya.

Temukan Kami:
  • Bagikan