Pungutan K3S, Kadisdik Bone Sebut Tak Punya Regulasi – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Pungutan K3S, Kadisdik Bone Sebut Tak Punya Regulasi

  • Bagikan
Kadisdik Bone, Fajaruddin. (Mimin)

BONEPOS.COM, BONE – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bone, Fajaruddin angkat bicara terkait polemik dugaan pungutan liar (pungli) di lingkup Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang diketahui membebankan pembayaran pengambilan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) bagi guru PPPK.

Fajaruddin menyebut bahwa hal tersebut sementara dalam proses di kepolisian Polres Bone.

“Sepengetahuan kami, pungutan tersebut berawal dari kesepakatan PPPK itu sendiri. Sebanyak 1.575 guru yang terangkat PPPK itu mengurus sendiri ke Diknas untuk pengambilan SPMT tentu repot,” terang Kadisdik Bone, Jum’at (30/9/2022).

Baca Juga  Kebakaran di Bone; Nenek Meninggal Dunia, Cucu Derita 40 Persen Luka Bakar

Dia melanjutkan, dengan pertimbangan tersebut, pihak Dinas Pendidikan berinisiatif mengantarkan langsung SPMT tersebut ke empat titik pertemuan di Kabupaten Bone.

“Kalau toh ada pungutan, itu dari kesepakatan mereka sendiri karena itu kebutuhan gedung, spanduk, konsumsi, dan sebagainya,” ungkapnya.

Dari kesepakatan itu, kata Fajaruddin, maka diserahkan kepada pihak K3S untuk mengatur lebih lanjut.

Baca Juga  Disdik Bone Minta Dewan Perjuangkan Dana Pembangunan SD Inpres 6/75 Hulo

Kadisdik mengaku bahwa pungutan tersebut memang tak ada regulasi yang mengatur.

“Tapi itu kesepakatan mereka (PPPK) dan itu tidak dipaksakan, kalau tidak bayar yah, tidak ditanggung makan dan minumnya,” pungkasnya. (Mimin)

Temukan Kami:
  • Bagikan