BONEPOS.COM, LONDON – Perdana Menteri Inggris Liz Truss meminta maaf atas “kesalahan” terkait kebijakannya yang menyebabkan banyak investor lari dan membuat krisis ekonomi di negara Eropa Barat itu kian memburuk di tengah ancaman resesi.

Peringkat penerimaan publik Truss juga terus merosot hingga memicu sejumlah anggota parlemen mendesaknya mundur padahal baru terpilih menjadi PM pada awal September lalu. Meski begitu, Truss menegaskan dirinya tidak akan mundur dari kursi PM.

“Saya ingin menerima tanggung jawab dan meminta maaf atas kesalahan yang telah dibuat,” kata Truss kepada BBC seperti dikutip Reuters dilansir CNN, Selasa (18/10/2022).

“Saya (sebenarnya) ingin melakukan sesuatu untuk membantu masyarakat yang terus menghadapi kenaikan biaya energi (listrik), untuk menangani masalah pajak yang tinggi, tetapi kami bertindak terlalu jauh dan terlalu cepat,” ujarnya menambahkan.

Truss berjanji ia akan tetap memimpin Partai Konservatifnya yang kini berkuasa sampai ke pemilihan umum berikutnya digelar.

“Saya bertahan karena saya terpilih untuk memberikan untuk negara ini,” katanya. “Dan itulah yang saya bertekad untuk lakukan.”