BONEPOS.COM, BONE – Polres Bone telah melakukan pemetaan untuk penyelenggaraan pilkades. Ada 46 desa yang dinilai rawan konflik.

Wakapolres Bone, Kompol Eddy Sumatri menuturkan dari 23 kecamatan yang melakukan pilkades serentak ada 46 desa yang dianggap rawan. Hal itu disebabkan oleh beberapa hal.

“Itu karena adanya money politik, gesekan antar warga, lemahnya kinerja panitia, pendataan yang tidak terlalu baik atau ada tambahan pemilih, sosialisasi tidak masif sehingga masyarakat tidak paham, penempatan TPS menguntungkan salah satu calon, ada TPS di rumah lawan atau salah satu calon, adanya campur tangan pemerintah dan parpol terhadap salah stau calon, dan ada calon tidak bisa menerima kekalahan,” katanya saat gelaran apel tim pengamanan Pilkades, Senin (21/11/2022).

Lebih lanjut ia mengatakan terkait beberapa permasalahan tersebut pihaknya sudah memediasi untuk itu. Dan pihaknya mengupayakan agar seluruh potensi konflik bisa diantisipasi.

“Jadinkita gunakan formasi 112, dalam artian yang aman satu polisi dua linmas di TPS, yang tidak aman satu TPS satu linmas dua polisi,” tuturnya.