Bone  

PT ASI Pudjiastuti Aviation Maskapai Penyedia Layanan di Bandara Arung Palakka

Pesawat Susi Air (Airliners.net)

BONEPOS.COM, BONE – Bandara Arung Palakka, kabupaten Bone Sulawesi Selatan sebentar lagi akan beroperasi. PT ASI Pudjiastuti Aviation resmi menjadi maskapai penyedia layanan di Bandara Arung Palakka.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bone, Syahruli Asmar menuturkan bahwa proses tender untuk maskapai Bandara Arung Palakka telah selesai. Namun untuk penandatanganan kontrak masih dalam tahap persiapan.

“Iye tendernya sudah selesai, tetapi belum kontrak, sedang tahap persiapan kontrak,” katanya, Sabtu (27/11/2022).

Kata dia, proses lelang berjalan lancar kerana hanya satu yang memasukan penawaran. Perusahaan maskapai uang mengajukan penawaran yakni PT ASI Pudjiastuti Aviation.

“Pagunya Rp2,4 miliar lebih untuk anggaran subsidi penerbangan. Dan nilai kontrak yang disepakati lebih Rp2,3 miliar,” terangnya.

Baca Juga  Camat Termuda, Niat Pacaran Setelah Menikah

Ia juga mengatakan bahwa untuk dursi kontrak subsidi penerbanganya berlaku sampai akhir tahun ini. Namun perpanjangan subsidi penerbangan masih memungkinkan terjadi.

“Kemungkinan kalo banyak penumpang, subsidi akan diperpanjang dengan anggaran tahun depan,” tuturnya.

Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Bone, Andi Darmawan menuturkan stelah adanya pemenang tender kini pihaknya  tengah fokus untuk melakukan pelengkapan administrasi.

“Kita baru rapatkan hari ini dengan pemenang tender terkait waktu penandatanganan kontrak antara PPK bersama dengan maskapai pemenang lelang,” katanya.

Setalah itu kata dia untuk pelaksanaan penerbangan perdana itu tinggal maskapai dengan pihak bandara. Pihaknya sampai pada penandatanganan kontrak.

“Kita menargetkan awal Desember dilakukan penerbangan perdana,” ucapnya.

Terkait dengan maslah rute, jadwal penerbangan, dan harga tiket kata dia semua akan tertuang pada kontrak yang akan disepakati nantinya. Maka darinitu hingga saat ini belum ada yang pasti sebelum tanda tangan kontrak.

Baca Juga  Kepala TK di Bone Diperiksa Polisi, Ada Apa Ya?

“Untuk rute itu bergantung nanti karena kita sudah mohonkan di Kementerian beberapa rute diantaranya Makassar-Bone, Bone-Kendari, dan Bone-Balikpapan, tetapi menurut otoritas bandaran bisa sementara jalan ditentukan jadi satu kali satu tahun berjalan itu ditentukan rute permanennya dan disesuaikan dengan perkembangan peminat dan penumpang,” jelasnya.

Untuk pesawat kata dia, saat ini menggunakan pesawat ATR 42, tetapi menyesuaikan hanya 20 shet saja dulu. “Kalau nanti sementara berjalan dan jumlah penumpangnya meningkat dan atmosfer penumpang bagus, bisa dilakukan pembahan menjadi 42 shet,” terangnya. (Abdul Muhaimin)