Tumbangkan Bali United, Pelatih PSM Makassar Waspadai Persikabo di Laga Tandang

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares saat konferensi pers (Husnil M)

BONEPOS COM, YOGYAKARTA – Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengatakan akan mewaspadai Persikabo menjelang lanjutan Liga 1 2022/2023.

Bernardo Tavares menilai Laskar Padjajaran merupakan tim yang kompetitif, mengingat di laga terakhirnya sukses menumbangkan Bali United hingga Borneo FC.

PSM dijadwalkan akan meladeni Persikabo di Stadion Sultan Agung, Bantul, hari ini Senin (5/11/2022) pukul 16.30 WITA. Menurut Bernardo, Persikabo lebih baik dari PSM saat ini.

“Saat ini saya kira Persikabo adalah tim yang lebih baik daripada PSM Makassar,” tutur Bernardo dalam konferensi pers jelang lawan Persikabo, Ahad (4/12/2022) kemarin.

Berkaca dalam laga terakhir kedua tim, Persikabo mampu mempecundangi tuan rumah Bali United dengan skor 1-2 pada Jumat (30/9/2022).

Sementara tim Ramang hanya meraih hasil imbang dengan tim papan bawah Persis Solo dengan skor 1-1 pada Kamis (29/9/2022) lalu.

Baca Juga  Pacar Baru Ibundanya Neymar, Lebih Muda 30 Tahun

“Kita bisa melihat dari pertandingan kompetitif terakhir mereka, mereka memenangkan laga-laga dengan lawan tangguh seperti Bali, Borneo. Sedangkan PSM Makassar bermain imbang di laga terakhir kita,” jelasnya.

Bernardo turut mengungkap, pada pertemuan terakhir pada ajang paruh musim Piala Presiden, PSM menelan kekalahan 0-1 atas Persikabo. Apa lagi tim Wiljan Pluim terakhir kali meraih kemenangan pada 2019 silam dengan skor 2-0.

“Dan Persikabo juga mengalahkan PSM di pertandingan pramusim kemarin dan juga seperti yang saya lihat, data statistik PSM Makassar terakhir kali menang melawan Persikabo itu di tahun 2019 sekitar 3 tahun lalu,” tegasnya.

Baca Juga  Skuat PSM Ditolak Masuk Stadion di Singapura, Jika Terjadi Hal Ini

Atas hal itu, Bernardo tidak mau menganggap enteng lawannya. Para pemain Laskar Padjajaran berpengalaman dengan pelatihnya yang memiliki mental juara.

“Saya kira Persikabo diisi dengan pemain-pemain lokal yang bagus, pemain asing bagus dan juga mereka juga mempunyai pelatih yang hebat yang sudah mencicipi juara di Liga Indonesia,” ucap Bernardo.

Bernardo pun mewaspadai skema formasi yang digunakan pelatih Djajang Nurdjaman. kendati begitu, Bernardo optimis anak asuhnya bisa memberikan perlawanan dan mempertahankan tren positif di Liga 1.

“Persikabo di lapangan menggunakan sistem 3-5-2 laga terakhir ini. Tapi mereka juga mempunyai sistem alternatif mainkan 4-1-3-2 dan juga 4-2-3-1 seperti melawan Borneo sebelumnya mereka mendapatkan hasil yang cukup baik,” pungkasnya. (Husnil M)