BONEPOS.COM, PANGKEP – Mantan Bupati Pangkep dua periode Syamsuddin Hamid menunjukkan kedekatannya Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras.

Mantan Ketua DPD II Golkar Pangkep itu makan malam bersama Andi Iwan di salah satu rumah makan di Kabupaten Pangkep Senin (2/1/2023) malam.

Syamsuddin Hamid memakai baju koko. Sementara Andi Iwan memakai baju kasual dipadu celana jeans.

Pertemuan memunculkan spekulasi ke publik. Apakah Syamsuddin Hamid ingin hijrah dari Partai Golkar ke Gerindra?

Syamsuddin Hamid adalah politisi senior beringin rindang. Ia memutuskan mengundurkan diri sebagai Ketua DPD II Golkar Pangkep seusai Pilkada Pangkep Desember 2020 lalu.

Dikonfirmasi seusai pertemuan, Andi Iwan mengatakan, pertemuan tersebut hanya sebatas silaturahmi sebagai sesama sahabat.

Andi Iwan mengatakan, dirinya wajib menjalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh di daerah pemilihannya, termasuk Kabupaten Pangkep.

“Kita sebatas silaturahmi dan diskusi memajukan Pangkep. Sebagai anggota DPR RI dapil Sulsel 2, tentu kita wajib bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh di dapil,” kata Andi Iwan Aras saat dihubungi seusai pertemuan.

Andi Iwan mengatakan pertemuan ini bukanlah yang pertama. Ia rutin berkoordinasi dengan Syamsuddin Hamid saat menjabat Bupati membahas proyek strategis nasional yang berada di Pangkep.

“Sejak periode pertama saya tahun 2014, kita sering komunikasi dengan beliau dalam kapasitas sebagai kepala daerah. Apa saja aspirasi daerah yang perlu diteruskan ke senayan,” kata Andi Iwan.

Selepas menjabat Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.

Ia sempat mencalonkan diri memimpin DPD I Golkar Sulsel pada Musyawarah Daerah X di Jakarta Agustus 2020 lalu.

Akan tetapi, Syamsuddin Hamid kalah bersaing dengan Wali Kota Parepare Taufan Pawe yang terpilih secara aklamasi.

Setelah Pilkada Pangkep 2020, Syamsuddin Hamid memutuskan mengundurkan diri sebagai Ketua DPD II Golkar Pangkep.

Saat itu ia beralasan mundur karena gagal memenangkan usungan Golkar di Pilkada Pangkep 2020.

Partai berlambang pohon beringin itu mengusung pasangan Andi Ilham Zainuddin-Rismayani.

Rismayani adalah istri Syamsuddin Hamid.

Usungan Golkar kalah dari pasangan Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana.

Belakangan komando Golkar Pangkep diambil alih Andi Ilham Zainuddin yang terpilih secara aklamasi di Musda. Kader Golkar lebih memilih Andi Ilham Zainuddin dibanding anggota DPRD Sulsel sekaligus putra Syamsuddin Hamid, Sofyan Syam.

DPP Tugaskan Syamsuddin Hamid dan Istri Maju Caleg

DPP Golkar menugaskan eks Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid dan istrinya Rismayani maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Syamsuddin A Hamid dan Rismayani ditugaskan sama-sama bertarung di Dapil II Sulsel.

Daerah Pemilihan (Dapil) II Sulsel meliputi Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Soppeng, Wajo.

Syamsuddin A Hamid dan Rismayani telah terdaftar di bakal calon legislatif Partai Golkar.

Ia akan bersaing dengan Wali Kota Parepare Taufan Pawe dan Erna Rasyid Taufan. Taufan Pawe dan Erna Rasyid Taufan merupakan pasangan suami istri. Pada Pileg 2019, Rismayani juga maju di Dapil II Sulsel.

Namun perolehan suaranya kalah dari Supriansa yang lolos ke Senayan. Namun selisih suara Supriansa dan Rismayani tidak jauh berbeda.

Di Dapil 2 Sulsel, diisi sederet tokoh-tokoh terbaik beringin rindang. Seperti Wakil Ketua Umum DPP Golkar HAM Nurdin Halid, Bupati Bone dua periode Andi Fahsar M Padjalangi, petahana Andi Rio Idris Padjalangi, Supriansa.